- Jajaran Pemkab Kotabaru Ikuti Pidato Presiden Dalam Rangka HUT ke- 81 di Rapat Paripurna DPRD
- Kolaboasi Dinas PUPR Kotabaru Bersama KODIM 1004 Hasilkan Infrastrktur Jalan dan Jembatan
- Bapperida Kotabaru Siap Fasilitasi Promosi dan Kampanye Inovasi SKPD
- Perkuat Kinerja Birokrasi Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator Dan Pengawas
- Dishub Sukses Gelar HubFest 2026
- Kwarcab Kotabaru Lepas Kontingen Menuju Jambore Nasional ke-XII di Cibubur
- Meriahkan HUT RI ke-81, Disparpora Kotabaru Gelar Turnamen Minisoccer Antar Instansi
- Gubernur Kalsel Muhidin Sambut Kajati Kalsel Baru, Sukarmadji Sumarinton
- Siring Laut Dipenuhi Pecinta Wayang Kulit, Kolaborasi Dewan Kesenian Kotabaru dan PEPADI
- Masuki HUT ke-51, Indocement Catat Laba Periode Berjalan Rp589,6 miliar atau naik 19,2%.
Pembangunan Perumahan Molor, Komisi III DPRD Kotabaru Akan Turun Cek Proyek

Keterangan Gambar : Anggota Komis III DPRD Kotabaru, Lutfi Ali (kiri) Abdul Kadir (Kanan), Senin (24/2/2025).
Kotabaru, Borneo Pos -- Proyek pembangunan perumahan di Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara sebanyak 250 unit yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) yang menjadi sorotan publik masih terus berlangsung.
Baca Lainnya :
- DPRD Kotabaru Gelar Paripurna Dengarkan Penyampaian Tiga Raperda Oleh Bupati0
- Suhartono Gelar Reses ke-I di Desa Karang Payau, Warga Usul Jembatan Dan Pupuk Bersubsisi0
Diketahui sebelumnya bahwa pembiayaan proyek ini berasal dari dana DAK 2024. Sesuai perencanaan, pembangunan ini sebanyak 250 unit, dan itu dibagi dalam 3 tahap. Tahap I sebanyak 60 unit rumah, tahap II sebanyak 100 unit dan tahap III 90 unit.
Dalam perjalanannya, pembangunan tahap I dan II dapat dicairkan dananya dan saat ini disimpan di rekening warga penerima hibah, sedangkan tahap III tidak bisa di cairkan lantaran hangus, karena progres pembangunan tahap dua tidak sesuai target.
Atas keterlambatan proyek perumahan ini, Anggota Komisi III DPRD Kotabaru, Lutfi Ali mengatakan bahwa kami dengan kawan-kawan dikomisi akan turun kelapangan (sidak) untuk melihat secara langsung proyek yang kini menjadi perhatian masyarakat luas.
"Kami juga mendapat informasi dari pemberitaan bahwa lokasi tanah tersebut gembira, jadi infonya ada sebagain bronjong (siring tanah) yang dibangun longsor," ucap Lutfi, Selasa (24/2/2025) di ruang rapat paripurna usai sidang.
Lebih lanjut Lutfi mengatakan, waktu untuk kunjungan lapangan tersebut masih akan kami diskusikan di Komisi, saat ini ketua Komisi III masih kosong.
"Kami akan mencari data yang akurat dan akan minta penjelasan dari Dinas Perkimtan," terang Lutfi.
Saat disinggung soal prosedur terkait dana perumahan yang sudah cair tahap I dan II, yang dananya sudah ditrasnfer ke masing-masing warga (kelompok warga) penerima rumah tersebut, Lutfi mengatakan bahwa hal tehnis soal pencairan dana DAK ada di Perkimtan, DPRD belum mengetahui prosedurnya secara pasti.
Senada dengan Lutfi Ali, Anggota Komisi III DPRD Kotabaru, Abdul Kadir mengungkapkan bahwa terkait keterlambatan proyek perumahan tersebut Komisi III akan memanggil Dinas Perkimtan.
"Yang pasti proyek ini sudah jadi perhatian publik, nanti saat bertemu dengan Dinas Perkimtan kami akan menanyakan kenapa proyek perumahan ini tidak selesai, apa penyebabnya? mekanismenya seperi apa? kenapa sampai dana itu tidak terserap?," tutup Abdul Kadir.
Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Suwanti Kandidat Kuat Gantikan Posisi Ketua DPRD Kotabaru, Jika Syairi Mundur0





.jpg)








