- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- Pemprov Kalsel Bentuk Forum Bersama Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Perempuan dan Anak
- Byar Pret, Gubernur Minta Masyarakat Bantu Jaga Kestabilan Pasokan Listrik
- Manfaatkan Turnamen Golf Gubernur Kalsel Cup 2026, Disdukcapil Kalsel Hadirkan Layanan IKD
- Disdukcapil Kalsel Perkuat Keamanan Data Kependudukan Melalui Bimtek PIAK, Siapkan Audit SMKI ISO/IE
- Disdukcapil Kalsel Perkuat Tertib Adminduk Melalui Sosialisasi Dokumen Pencatatan Sipil di HSU
- Disdukcapil Kalsel Goes to School, Jemput Bola Pelayanan Adminduk di MAN Kotabaru
- Open Drag Bike Dhira Brata Cup 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
- Menpar RI Widiyanti Apresiasi Pelaksanan Festival Budaya Saijaan 2026
- Kadisparpora Kotabaru Optimis FBS 2026 Dongkrak Kunjungan Wisatawan dan Kembangkan UMKM
Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra

Keterangan Gambar : Said Akhmad, (foto jembatan. ilustrasi)
Borneopos.com, Kotabaru - Mega Proyek jembatan Pulau Kalimantan - Pulau Laut yang menghubungkan Kabupaten Kotabaru - Tanah Bumbu kini mulai di lanjutkan penyelesaiannya.
Baca Lainnya :
- Usai Daftar Di KPU Kotabaru, Paslon Fatma Idiana-Said Akhmad : Kami Optimis Menang0
- Said Akhmad Promosikan Wisata Kotabaru Lewat Event Offroad Hayau Barait0
Proyek strategis yang sangat dinantikan masyarakat Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas atau angkutan barang dan orang. Dengan semakin lancarnya arus lalu lintas, berarti menghemat waktu dan biaya. Manfaat selanjutnya yaitu merangsang tumbuhnya aktivitas perekonomian masyarakat Kotabaru dan Tanah Bumbu.
Pendanaan mega proyek ini bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan senilai 295 Milyar lebih, dengan kontraktor pelaksana konsorsium Asri-Praya dan konsultan pengawas PT. Adiya Widyajasa.
Sementara waktu pelaksanaan pekerjaan selama 175 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Sekdakab Kotabaru, Said Akhmad dalam penjelasannya kepada borneopos.com mengatakan bahwa tahun 2024 ini sudah mulai berjalan.
"Untuk proyek jembatan penghubung Kotabaru - Tanah Bumbu tersebut, Pemkab Kotabaru telah mengganggarkan di APBD Tahun 2024 sebesar Rp. 100 Milyar," ucap Said Akhmad kepada borneopos.com, Kamis (29/8/2024).
Selanjutnya, ucap Said Akhmad, untuk kelanjutan pembangunan karena anggaran sangat besar jadi ini ada dana sharing antara Pemprov Kalsel, Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.
"Saat ini kita lagi membahas untuk kelanjutan proyek tahun 2025, agar jembatan ini bisa selesai tentunya harus di multi years kan," terang Said.
.jpg)
Namun demikian, terang Said, karena pejabat kepala daerah yang menjabat saat ini, masa jabatannya mau berakhir, maka kemungkinan ini akan menunggu pejabat kepala daerah yang baru, seperti Gubernur dan Bupati.
Said akhmat juga mengungkapkan saat ini Pemkab Kotabaru sudah mengirim staff ke jakarta untuk mengikuti Rapat berkaitan dengan kelanjutan pembangunan jembatan penghubung Pulau Kalimantan - Pulau Laut.
Said merinci bahwa rencananya kebersamaan tiga pemerintah daerah yaitu Pemprov Kalsel, Pemkab Tanbu dan Pemkab Kotabaru akan menuangkan perda masing-masing untuk menjamin ketersediaan anggaran mega proyek jembatan penghubung Pulau Kalimantan-Pulau Laut.
Dalam satu kesempatan, pada HUT ke-74 Kotabaru di Siring Laut Kotabaru, Sabtu (1/06/24) lalu Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan bahwa tahun 2025, Pemprov Kalsel akan kembali menganggarkan Rp1 triliun untuk melanjutkan pembangunan jembatan penghubung Pulau Kalimantan - Pulau Laut. (red)
.jpg)

.jpg)
Baca Lainnya :
- Usai Daftar Di KPU Kotabaru, Paslon Fatma Idiana-Said Akhmad : Kami Optimis Menang0
- Masyarakat Keluhkan Kinerja Dinas PUPR Kotabaru, Kepala Inspektorat Buka Suara0











