- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
- Banjarbaru Dorong Ekonomi Kreatif, Wali Kota Lisa Perkuat Sinergitas Dengan Menteri Ekraf RI
Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra

Keterangan Gambar : Said Akhmad, (foto jembatan. ilustrasi)
Borneopos.com, Kotabaru - Mega Proyek jembatan Pulau Kalimantan - Pulau Laut yang menghubungkan Kabupaten Kotabaru - Tanah Bumbu kini mulai di lanjutkan penyelesaiannya.
Baca Lainnya :
- Usai Daftar Di KPU Kotabaru, Paslon Fatma Idiana-Said Akhmad : Kami Optimis Menang0
- Said Akhmad Promosikan Wisata Kotabaru Lewat Event Offroad Hayau Barait0
Proyek strategis yang sangat dinantikan masyarakat Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas atau angkutan barang dan orang. Dengan semakin lancarnya arus lalu lintas, berarti menghemat waktu dan biaya. Manfaat selanjutnya yaitu merangsang tumbuhnya aktivitas perekonomian masyarakat Kotabaru dan Tanah Bumbu.
Pendanaan mega proyek ini bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan senilai 295 Milyar lebih, dengan kontraktor pelaksana konsorsium Asri-Praya dan konsultan pengawas PT. Adiya Widyajasa.
Sementara waktu pelaksanaan pekerjaan selama 175 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Sekdakab Kotabaru, Said Akhmad dalam penjelasannya kepada borneopos.com mengatakan bahwa tahun 2024 ini sudah mulai berjalan.
"Untuk proyek jembatan penghubung Kotabaru - Tanah Bumbu tersebut, Pemkab Kotabaru telah mengganggarkan di APBD Tahun 2024 sebesar Rp. 100 Milyar," ucap Said Akhmad kepada borneopos.com, Kamis (29/8/2024).
Selanjutnya, ucap Said Akhmad, untuk kelanjutan pembangunan karena anggaran sangat besar jadi ini ada dana sharing antara Pemprov Kalsel, Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.
"Saat ini kita lagi membahas untuk kelanjutan proyek tahun 2025, agar jembatan ini bisa selesai tentunya harus di multi years kan," terang Said.
.jpg)
Namun demikian, terang Said, karena pejabat kepala daerah yang menjabat saat ini, masa jabatannya mau berakhir, maka kemungkinan ini akan menunggu pejabat kepala daerah yang baru, seperti Gubernur dan Bupati.
Said akhmat juga mengungkapkan saat ini Pemkab Kotabaru sudah mengirim staff ke jakarta untuk mengikuti Rapat berkaitan dengan kelanjutan pembangunan jembatan penghubung Pulau Kalimantan - Pulau Laut.
Said merinci bahwa rencananya kebersamaan tiga pemerintah daerah yaitu Pemprov Kalsel, Pemkab Tanbu dan Pemkab Kotabaru akan menuangkan perda masing-masing untuk menjamin ketersediaan anggaran mega proyek jembatan penghubung Pulau Kalimantan-Pulau Laut.
Dalam satu kesempatan, pada HUT ke-74 Kotabaru di Siring Laut Kotabaru, Sabtu (1/06/24) lalu Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan bahwa tahun 2025, Pemprov Kalsel akan kembali menganggarkan Rp1 triliun untuk melanjutkan pembangunan jembatan penghubung Pulau Kalimantan - Pulau Laut. (red)
.jpg)

.jpg)
Baca Lainnya :
- Usai Daftar Di KPU Kotabaru, Paslon Fatma Idiana-Said Akhmad : Kami Optimis Menang0
- Masyarakat Keluhkan Kinerja Dinas PUPR Kotabaru, Kepala Inspektorat Buka Suara0
Berita Kotabaru

.jpg)
.jpg)

.jpg)


1.jpg)




