- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
.jpg)
Keterangan Gambar : Akademisi Kotabaru
Kotabaru, Borneopos.com – Langkah Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, dalam mengurai benang kusut birokrasi pendidikan tinggi di wilayahnya berbuah apresiasi.
Baca Lainnya :
- Dedikasi Membangun Banua, Wali Kota Banjarbaru Dianugerahi Penghargaan Perempuan Inspiratif0
- Dorong Peningkatan Kinerja, Bupati Lantik Pejabat Administrator Pengawas dan Kepala Puskesmas0
Penghargaan bergengsi Antasari Award 2026 resmi disematkan kepadanya, memicu gelombang dukungan dari kalangan akademisi yang menilai penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas terobosan kebijakan yang konkret.
Forum Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kabupaten Kotabaru menyebut apresiasi ini bukan sekadar seremoni. Di bawah kepemimpinan Rusli, sejumlah masalah menahun mulai dari sengketa hibah aset hingga akses finansial mahasiswa akhirnya menemukan jalan keluar.
Salah satu pencapaian yang paling disorot adalah keberanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru dalam menuntaskan urusan hibah aset. H. Zulkifli, Pembina Yayasan STKIP Paris Barantai, mengungkapkan bahwa pihaknya telah terjebak dalam pusaran administrasi selama hampir 15 tahun.
"Kami sudah mengurus hibah aset ini bolak-balik selama belasan tahun. Baru di masa pemerintahan beliau, aset tersebut dilepaskan dan dihibahkan secara resmi kepada kami," ujar Zulkifli.
Kepastian hukum atas lahan dan bangunan ini menjadi fondasi krusial bagi PTS untuk melakukan pengembangan infrastruktur pendidikan secara mandiri.
Selain urusan aset, terobosan Rusli yang paling dirasakan dampaknya adalah skema bantuan beasiswa. Mengingat kewenangan pendidikan tinggi berada di tangan pemerintah pusat, Pemkab Kotabaru melakukan "solusi cerdas" dengan menyalurkan bantuan melalui pos bantuan sosial pendidikan.
Ketua STID Darul Ulum, Dr. Muhammad Zaim, mencatat lompatan signifikan pada alokasi anggaran:
Tahun 2025: Alokasi Rp500 juta per perguruan tinggi.
Tahun 2026: Diproyeksikan naik tajam menjadi Rp2 miliar per perguruan tinggi.
"Prinsipnya, pemerintah daerah bukan membantu institusinya, melainkan membantu masyarakat agar bisa kuliah. Ini adalah investasi SDM yang nyata," tegas perwakilan Politeknik Kotabaru, Mohamad Erfan.
Bagi Forum PTS, visi "Kotabaru Hebat" mustahil tercapai tanpa ketersediaan sarjana yang kompetitif. Dukungan finansial dan kemudahan administratif yang diberikan Pemkab saat ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mencetak tenaga kerja lokal yang mumpuni di Bumi Saijaan.
Dengan diraihnya Antasari Award 2026, H. Muhammad Rusli dianggap telah meletakkan standar baru bagi kepala daerah di Kalimantan Selatan dalam hal keberpihakan pada pendidikan tinggi di daerah. (ril)
Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0













