- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
- GMPD Banjarbaru: Kejati Kalsel Jangan Pandang Bulu Soal Kasus Dugaan Korupsi Kepala BKSDA
- Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Demo di DPRD Kalsel
Suwanti Kandidat Kuat Gantikan Posisi Ketua DPRD Kotabaru, Jika Syairi Mundur

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis
Kotabaru, borneopos.com - "Saya akan melapas posisi sebagai ketua DPRD Kotabaru jika saya sudah di tetapkan secara resmi sebagai calon wakil Bupati oleh bapak Andi Rudi Latif," ujar Syairi kepada Wartawan, di gedung DPRD Kotabaru, Senin (10/6/2024) usai rapat paripurna.
Baca Lainnya :
- DPRD Kotabaru Gelar Paripurna, Pemkab Sampaikan 2 Buah Raperda0
- Syairi : Pilbup 2024, Saya Mendampingi Andi Rudi Latif Sebagai Calon Wakil Bupati 0
Namun demikian, ungkap Syairi semua itu masih berporses.
Ada sebagian masyarakat menyayangkan langkah ketua DPRD Kotabaru untuk maju menjadi wakil Bupati pada Pilkada 2024 ini, namun Syairi dengan berbagai pertimbangan telah memutuskan untuk mencalonkan diri menjadi Wabup Kotabaru berpasangan dengan Andi Rudi Latif.
"Ketika berpikir untuk kepentingan pribadi, hari ini masyarakat mengatakan sayang untuk melepas posisi ketua DPRD, tapi di balik semua itu ada yang harus kita pikirkan, untuk Kotabaru secara luas" terang Ketua DPRD.
Lebih jauh, Syairi mengungkapkan bahwa ketika dirinya hanya berpikir secara pribadi pasti saya juga akan memilih posisi sebagai ketua DPRD, tapi bicara Kotabaru secara menyeluruh, saya memilih untuk masuk dalam pemerintahan.
"ada pekerjaan rumah (PR) yang memang hari ini menjadi target saya, untuk diselesaikan" terang Syairi.
Saat ditanya terkait jumlah partai yang mendukung dalam pencalonan tersebut Syairi masih belum menyampaikan secara pasti.
"untuk jumlah peserta yang mendukung, sampai hari ini masih berproses, karena itu komunikasi politik masih dibangun kesemua partai" ujarnya.
Mengakhiri penjelasannya Syairi mengatakan jika dirinya resmi menjadi wakil Bupati Bapak Andi Rudi Latif, otomatis dirinya harus melepaskan jabatan sebagai ketua DPRD Kotabaru.
"Terkait pengganti saya nanti sebagai ketua DPRD, tentu ini akan berporses di partai, PDIP ada AD/ART partai, tentu akan mengikuti mekanisme partai berdasarkan anggaran dasar, nanti diputuskan disana" beber Syairi.
Dalam partai ada aturan KSB (ketua, Sekretaris dan bendahara), ketika ketua tidak mencalonkan diri berarti ada Sekretaris, ketika Sekretaris mundur, karena mecalon di Pilbup 2024, maka posisi ketua DPRD di otomatis jatuh pada Bendahara.
"Saat ini, Bendahara kami adalah ibu Suwanti" tutup Syairi. (red*)
Baca Lainnya :
- DPRD Kotabaru Gelar Paripurna, Pemkab Sampaikan 2 Buah Raperda0
- Syairi : Pernah Jadi Ketua DPRD Kotabaru, Saya Memahami Kondisi Pemerintahan Didalam0














