- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Tak ada Petugas di Puskesmas Batulicin Malam Hari, Warga Kesulitan Akses Kesehatan Saat Darurat

Keterangan Gambar : Dua remaja tampak bersandar di pagar Puskesmas Batulicin hendak berobat, usai mengalami LAKA LANTAS.
Batulicin Borneopos.com - Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang paling banyak di akses masyarakat. Puskemas memiliki peran penting dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat.
Baca Lainnya :
- PPPK dan PJLP se Kotabaru Sambut Gembira Kebijakan Bupati Beri THR0
- SCG Bagikan Majalah CSR, Berisi Informasi Program Pemberdayaan0
Namun, banyak Puskesmas di Indonesia yang hanya beroperasi pada jam kerja biasa dan menutup pada malam hari. Hal ini menyebabkan warga kesulitan mengakses layanan kesehatan darurat di luar jam kerja.
Hal ini kerap jadi keluhan warga, jika terjadi keadaan darurat, warga biasanya diarahkan ke Rumah Sakit, yang seringkali terletak jauh dari lokasi mereka. Ini dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan risiko kematian.
Salah satu kejadian yang ramai diperbincangkan di media sosial (group WA) adanya video beredar, beberapa remaja di Kecamatan Batulicin yang mengalami laka lantas dan bermaksud untuk berobat ke Puskesmas Batulicin, tapi yang di jumpai hanya kantor kosong dan pagar terkunci.
"Nah ngantarnya ke sini," ucapnya salah satu remaja di video tersebut, sambil menyorot pagar Puskesmas yang tertutup rapi.
Untuk mengatasi masalah ini, perlu ada solusi agar Puskesmas dapat melayani warga 24 jam. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem shift kerja bagi petugas Puskesmas, sehingga ada petugas yang selalu siap melayani warga di luar jam kerja.
Selain itu, pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Andi Rudi Latif perlu memastikan bahwa Puskesmas memiliki fasilitas dan peralatan yang memadai untuk menangani keadaan darurat, termasuk memiliki dokter jaga dan perawat.
Dengan demikian, Puskesmas dapat menjadi fasilitas kesehatan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup warga. (red)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












