- LSM AKGUS Apresiasi PT. SDE, Buka Ruang Dialog Guna Selesaikan Persoalan Tanah Masyarakat
- Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah
- BPJS Kalwil Kalimantan Gandeng Pers Perkuat Loterasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja
- Suwanti Hadiri Rakornas di Sentul, Perkuat Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah
- INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester I Tahun 2026 Bagi 57 Karateka
- Dikenal Tegas dan Bijak, H. Isam Tunjukkan Sisi Penyayang Bersama Cucu
- LSM AKGUS Surati Kapolsek Kelumpang Barat Soal Dugaan Perampasan Tanah Masyarakat oleh PT. SDE
- Dorong ETPD, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek Aplikasi SAPAT
- Tingkatkan Kapasitas, Disperin Kalsel Latih Petugas WASDAL Industri di 13 Kabupaten/Kota
- Perluas Akses Keadilan Warga Banua, Kemenkum RI Resmikan 2.015 Pos Bantuan Hukum di Kalsel
Kotabaru Hebat: Bumi Saijaan Raih Penghargaan Nasional UHC Award 2026
.jpg)
Keterangan Gambar : Bupati Kotabaru terima penghargaan UHC Award 2026.
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru dibawah Kepemimpinan Bupati Muhammad Rusli dan Wakil Bupati Syairi Mukhlis meraih prestasi membanggakan tingkat nasional dengan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya.
Baca Lainnya :
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0
- Forum Gereja-Gereja se Kotabaru Gelar Perayaan Natal Bersama, Lebih 700 Umat Hadir0
Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, A.P., M.AP dalam mewakili Bupati Kotabaru yang diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. HC. Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si, di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/01/2026).
Kegiatan ini dibuka dengan Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti serta para kepala daerah, dari seluruh Indonesia.
Menko PMK, Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menekankan bahwa pencapaian UHC oleh pemerintah daerah merupakan pilar penting dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup manusia.
Ia juga berharap tidak ada Pemda yang UHC-nya menurun, namun harus terus meningkat.
“Tahun depan, yang madya harus menjadi utama. Bila sekarang sudah Utama, maka tidak ada jalan lain, harus fokus tingkatkan kualitas layanan kesehatannya,"ucapnya.
UHC atau Universal Health Coverage adalah program jaminan kesehatan yang bertujuan agar seluruh masyarakat memiliki akses layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkelanjutan, tanpa terkendala biaya.
Program ini mencakup cakupan kepesertaan JKN, tingkat keaktifan peserta, dan kelengkapan pembayaran iuran oleh pemerintah daerah.
Penghargaan bergengsi itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam menjamin akses layanan kesehatan yang menyeluruh bagi seluruh lapisan masyarakat.
Penghargaan tersebut juga sejalan Visi misi kesehatan Kabupaten Kotabaru yang berfokus pada mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan produktif melalui peningkatan kualitas layanan, pemerataan akses, serta penguatan program promotif-preventif.
Selain piagam penghargaan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru juga menerima piala sebagai simbol prestasi. Yang tercatat diserahkan kepada 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota di tanah air, termasuk Kabupaten Kotabaru.
Ditempat berbeda, Sekretaris Daerah Kotabaru meyerahkan Piala dan Piagam Penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia kepada Bupati Kotabaru Muhammad Rusli. Pada Rabu (28/01/206).
Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi antar berbagai pihak, dan ini harus menjadikan pemacu semangat pemerintah daerah untuk naik ke level yang lebih tinggi.
“Kami terus berkontribusi dan bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada, diharapkan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, menjaga keberlangsungan kepesertaan JKN, dan mendorong kesejahteraan masyarakat diseluruh wilayah Kabupaten Kotabaru dan pengharaan ini kita jadikan sebagai motivasi untuk terus bekerja lebih baik demi kemajuan Kabupaten Kotabaru,” tegasnya.
Penghargaan nasional ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah sekaligus menjadi bukti keseriusan dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan, khsususnya disektor kesehatan.(red)
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita Kotabaru


.jpg)








