- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Dorong ETPD, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek Aplikasi SAPAT

Keterangan Gambar : Bimbingan Teknis Aplikasi SAPAT di Aula Gawi Sabarataan, Banjarbaru, Kamis (20/01/2026).
BANJARBARU, Borneopos.com – Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SAPAT (Sistem Aplikasi Pajak dan Retribusi Terpadu) di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (20/01/2026).
Baca Lainnya :
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0
- Perkuat Pelayanan Publik, Wali Kota Banjarbaru Teken Kerja Sama Dengan Ombudsman RI0
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), khususnya melalui penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara Non Tunai yang lebih cepat, transparan dan akuntabel.
Bimtek dibuka secara resmi oleh Asisten III Setdako Banjarbaru, Kanafi yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni.
Dalam sambutannya, Kanafi menyampaikan, Pemerintah Kota Banjarbaru menginginkan masyarakat Banjarbaru merasakan kemudahan dalam bertransaksi. Tidak perlu lagi antre panjang, cukup melalui aplikasi kewajiban perpajakan bisa tuntas.
“Saya berharap kepada seluruh peserta pahami setiap alur teknisnya, karena keberhasilan sistem ini ada di tangan bapak atau ibu sekalian sebagai operator dan pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Masih kata Kanafi, dirinya juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPPRD Kota Banjarbaru serta kepada Bank Kalsel yang telah bekerjasama menyediakan infrastruktur teknologi ini.
“Kolaborasi dan kerja sama ini merupakan kunci utama kesuksesan digitalisasi daerah,” katanya.
Aplaikasi SAPAT sendiri merupakan hasil kolaborasi antara BPPRD Kota Banjarbaru dengan Bank Kalsel, yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses penerimaan pajak dan retribusi dalam satu sistem terpadu.
Selain meningkatkan keamanan transaksi, sistem non tunai juga mempermudah pencatatan dan pelaporan secara real time, sehingga mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Dengan hadirnya SAPAT, Banjarbaru semakin menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang adaptif terhadap inovasi teknologi, sekaligus memperkuat ekosistem pemerintahan berbasis digital demi pelayanan publik yang cepat, mudah dan terpercaya. (red/mcbjb)

Baca Lainnya :
- Dari 166 Titik, Banjarbaru Terpilih Jadi Lokasi Launching Sekolah Rakyat oleh Presiden RI0
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0




.jpg)









