- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah

Keterangan Gambar : Gerakan Pasar Murah jelang ramadhan oleh DPKP Kalsel.
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Salah satu upaya strategis yang dilakukan yakni dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kapasitas, Disperin Kalsel Latih Petugas WASDAL Industri di 13 Kabupaten/Kota 0
- Perluas Akses Keadilan Warga Banua, Kemenkum RI Resmikan 2.015 Pos Bantuan Hukum di Kalsel0
Program ini tidak hanya difokuskan pada upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, tetapi juga menjadi bentuk intervensi langsung pemerintah daerah untuk menekan potensi lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono, mengatakan bahwa peningkatan permintaan pangan menjelang Ramadan berpotensi memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus untuk membantu menurunkan dan mengendalikan angka inflasi di Kalimantan Selatan, terutama menjelang Ramadan,” ujar Saptono, Senin (2/2/2026).

Saptono menjelaskan, pelaksanaan GPM dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor antara DPKP Provinsi Kalimantan Selatan dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel. Sinergi ini bertujuan menghadirkan berbagai komoditas pangan strategis dalam satu kegiatan terpadu.
“Komoditas yang disediakan meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, daging, hasil perikanan, hingga berbagai produk pangan lainnya. Dengan pasokan yang cukup dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, kami berharap tekanan harga bisa ditekan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Saptono menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi penguatan pengendalian inflasi daerah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat serta program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Melalui intervensi langsung di tingkat konsumen, pemerintah berupaya memutus rantai distribusi yang panjang yang kerap memicu kenaikan harga.
“Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, GPM juga berperan penting dalam menjaga daya beli. Jika harga pangan stabil, maka inflasi dapat lebih terkendali dan kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga,” lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kata Saptono, berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan, khususnya pada momentum strategis seperti Ramadan dan hari besar keagamaan lainnya.
Rencananya, Gerakan Pangan Murah akan digelar di sejumlah titik strategis di wilayah Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga pangan tetap terjaga, inflasi dapat ditekan, serta masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan nyaman. (red/MC)

Baca Lainnya :
- Pelatihan Kerja Gratis 2026! Segera Daftar di BLK Kalsel0
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0




.jpg)









