- Usai Upacara HUT RI ke 81, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Kompak Kunjungi RSUD PJS
- HUT RI ke-81, Bupati Dan Wakil Bupati Kotabaru Teguhkan Semangat Menuju Kotabaru Hebat
- LPTQ Kotabaru Bina Talenta Qari dan Qariah, Targetkan Tiga Besar MTQ Kalsel
- Pemkab Kotabaru Gelar TAPTU dan Pawai Obor Meriahkan HUT RI ke-81
- HUT RI ke-81, Polresta Samarinda Bagikan 500 Bendera Merah Putih
- Kamaruddin Anggota DPRD Samarinda Angkat Bicara Soal Jalan Rusak di Pemukiman
- Jajaran Pemkab Kotabaru Ikuti Pidato Presiden Dalam Rangka HUT ke- 81 di Rapat Paripurna DPRD
- Kolaboasi Dinas PUPR Kotabaru Bersama KODIM 1004 Hasilkan Infrastrktur Jalan dan Jembatan
- Bapperida Kotabaru Siap Fasilitasi Promosi dan Kampanye Inovasi SKPD
- Perkuat Kinerja Birokrasi Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator Dan Pengawas
Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah

Keterangan Gambar : Gerakan Pasar Murah jelang ramadhan oleh DPKP Kalsel.
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Salah satu upaya strategis yang dilakukan yakni dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kapasitas, Disperin Kalsel Latih Petugas WASDAL Industri di 13 Kabupaten/Kota 0
- Perluas Akses Keadilan Warga Banua, Kemenkum RI Resmikan 2.015 Pos Bantuan Hukum di Kalsel0
Program ini tidak hanya difokuskan pada upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, tetapi juga menjadi bentuk intervensi langsung pemerintah daerah untuk menekan potensi lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono, mengatakan bahwa peningkatan permintaan pangan menjelang Ramadan berpotensi memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus untuk membantu menurunkan dan mengendalikan angka inflasi di Kalimantan Selatan, terutama menjelang Ramadan,” ujar Saptono, Senin (2/2/2026).

Saptono menjelaskan, pelaksanaan GPM dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor antara DPKP Provinsi Kalimantan Selatan dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel. Sinergi ini bertujuan menghadirkan berbagai komoditas pangan strategis dalam satu kegiatan terpadu.
“Komoditas yang disediakan meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, daging, hasil perikanan, hingga berbagai produk pangan lainnya. Dengan pasokan yang cukup dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, kami berharap tekanan harga bisa ditekan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Saptono menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi penguatan pengendalian inflasi daerah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat serta program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Melalui intervensi langsung di tingkat konsumen, pemerintah berupaya memutus rantai distribusi yang panjang yang kerap memicu kenaikan harga.
“Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, GPM juga berperan penting dalam menjaga daya beli. Jika harga pangan stabil, maka inflasi dapat lebih terkendali dan kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga,” lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kata Saptono, berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan, khususnya pada momentum strategis seperti Ramadan dan hari besar keagamaan lainnya.
Rencananya, Gerakan Pangan Murah akan digelar di sejumlah titik strategis di wilayah Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga pangan tetap terjaga, inflasi dapat ditekan, serta masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan nyaman. (red/MC)

Baca Lainnya :
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250




.jpg)




.jpg)




