- Open House Istana: Rasa Haru dan Bahagia Warga Saat Bertemu Presiden Prabowo
- Anggota DPRD Tanbu Andi Rustianto Ziarah ke Makam Keluarga di Pemakaman H. Andi Syamsuddin Aryad
- Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Gema Takbir, Sambut 1 Syawal 1447 H
- Gubernur Muhidin: Idulfitri Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak
- Perkuat APBN, Pemerintah Rencana Tambah Produksi Batu Bara Guna Tingkatkan Penerimaan Pajak
- UPT Pengelola Objek Wisata Kotabaru Siap Sambut Wisatawan di Musim Libur Lebaran 2026
- X Batasi Usia Pengguna di Indonesia Minimal 16 Tahun
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rose Mini: Peran Orang Tua Kunci Sukses Implementasi PP Tunas
- Menkomdigi: Aturan Usia di PP Tunas Jadi Kunci Lindungi 70 Juta Anak Indonesia di Internet
- Raline Shah: Dampak Biologis Media Sosial bagi Anak seperti Racun yang Mengendalikan Tubuh
Forum Gereja-Gereja se Kotabaru Gelar Perayaan Natal Bersama, Lebih 700 Umat Hadir

Keterangan Gambar : Para Pendeta, Vikaeis dan Romo saat menyanyikan lagu pujian pada Natal Oikumene di gedung gereja GPIB Kotabaru, Selasa (27/1/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Lebih 700 warga kristiani se Kabupaten Kotabaru menghadiri Natal Oikumene (Natal Bersama) di gedung gereja GPIB "Immanuel" Kotabaru, Selasa (27/1/2027) malam.
Baca Lainnya :
- Optimalkan Pelayanan Publik, Pemkab Kotabaaru Tandatangani Kesepakatan Bersama Ombudsman RI0
- Kasus Dugaan Perampasan Tanah oleh PT. SDE Belum Selesai, Bang Tungku Ancam Demo Perusahaan0
Acara natal bersama yang di gagasan oleh forum bersama gereja-gereja se Kabupaten Kotabaru berlangsung hikmah dan penuh pemaknaan.
Ketua panitia pelaksana, Pendeta Natanael Nanung yang juga ketua forum gereja-gereja se Kotabaru dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para Romo, Pendeta, Vikaris, Gembala Sidang serta seluruh umat yang hadir.
"Kita patut bersyukur kepada Tuhan, perayaan Natal Oikumene tahun 2025 ini bisa terlaksana. Semua karena kebersamaan dan kesehatian kita," ucapnya, dihadapan umat kristen se Kotabaru, Selasa (27/1/2026).
Lebih jauh Pendeta Natanael menjelaskan bahwa forum gereja-gereja se Kotabaru memiliki beberapa program kerja yang sudah berjalan antara lain perayaan Natal Oikumene, pelayanan kerohanian bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kotabaru setiap hari selasa.

"Atas pelayanan berupa pembinaan kerohanian bagi warga kristiani di LAPAS Kotabaru, kita menerima penghargaan dari Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manuasia RI. Karena itu saya mengajak para pemimpin gereja se Kotabaru agar lebih meningkatkan pelayanan kita di LAPAS Kotabaru," terangnya.
Mengakhiri sambutannya, Pendeta Natanael Nanung menghimbau agar seluruh umat kristiani agar terus bergandengan tangan, sehati sepikir, sejiwa menjaga dan me ciptakan suasana damai, aman dan sejuk di Kabupaten Kotabaru.
"Kita telah memiliki tanah makan untuk kriatiani di Desa Megasari dengan luas lebih 4 hektar, dan kita sudah membentuk pengurus, jadi semua umat kristen bisa di makamkan disana" tutupnya.
Salah satu warga jemaat GPIB, Theresiana yang berbincang dengan Borneopos.com mengatakan dirinya senang, karena Natal Oikumene Tahun 2025 di Laksanakan.
"Mudahan tahun selanjutnya Natal bersama seperti ini terus dilaksanakan, sebqgqi upaya memupuk dan merawat kebersamaan semua umat Kristen yang ada di Kotabaru," tutupnya. (red)

.jpg)
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita Kotabaru




.jpg)







