- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Dukung Pembinaan Atlet Voli Usia Dini Lewat Anggaran
Gubernur Muhidin Tegaskan Bantuan Banjir Diberikan Berdasarkan Data

Keterangan Gambar : Gubernur Muhidin saat mendampingi wapres Gibran Datangi Korban Banjir.
Banjar, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan bahwa penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir dilakukan berdasarkan data atau BNBA (By Name By adress) yang lengkap dan kondisi banjir yang benar-benar parah.
Baca Lainnya :
- Gubernur Muhidin: Surplus Beras Kalsel Saat Ini Capai 1,2 Ton, Tertinggi di Kalimantan0
- Banjir Rob 2,7 Meter Intai Muara Barito, Walhi: Warga Terancam Materil dan Psikologis0
Menurut Gubernur H. Muhidin, bantuan diprioritaskan bagi rumah tangga yang mengalami genangan air cukup dalam, bukan sekadar terendam di mata kaki.
“Kalau datanya lengkap dan memang terdampak banjir yang dalam, kita bantu. Bukan hanya yang airnya sedikit,” kata Gubernur H. Muhidin, Banjar, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, setiap rumah terdampak akan menerima satu paket sembako. Selain itu, terdapat bantuan uang tunai dengan nominal dasar sekitar Rp200 ribu per rumah, namun besarannya dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kita tidak menentukan harus sama semua. Bisa Rp100 ribu, bisa lebih, bisa kurang, tergantung tingkat dampaknya,” jelasnya.
Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan bahwa bantuan sembako disiapkan oleh dinas terkait, sementara bantuan uang tunai bersumber dari dana pribadi Gubernur. Bantuan tersebut disalurkan di seluruh wilayah yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan.
“Di mana ada banjir dan masyarakat terdampak, di situ kita hadir membantu. Yang penting datanya jelas—berapa orang dalam satu rumah, alamatnya, dan waktu kejadiannya,” tambahnya.
Pemprov Kalsel memastikan distribusi bantuan terus berjalan dan disesuaikan dengan kebutuhan terbaru di lapangan, termasuk penyediaan makanan siap saji bagi warga yang membutuhkan pada hari penyaluran. (red/MC)
Baca Lainnya :
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0














