- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot

Keterangan Gambar : Bupati didampingi Sekda dan Kepala SKPD saat membahas penguatan jaringan Telekomunikasi dan Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di sejumlah wilayah yang masih menagalami keterbatasan sinyal atau blankspot, Kamis (17/9/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah kabupaten Kotabaru bersama PT Telkomsel membahas penguatan jaringan Telekomunikasi dan Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di sejumlah wilayah yang masih menagalami keterbatasan sinyal atau blankspot.
Baca Lainnya :
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah 0
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 20260
Pembahasan tersebut belangsung dalam rapat diruang kerja Bupati Kotabaru,Kamis (17/9/2026), yang dihadiri Bupati Kotabaru H.Muhammad Rusli,S.Sos,Sekretaris Daerah H.Eka Saprudin,AP,MAP para asisten serta sejumlah kepala SKPD Terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli menyampaikan pentingnya komunikasi, khususnya di kawasan perkotaan dan pusat perkantoran yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan juga karena kondisi geografis kotabaru yang terdiri dari gunung gunung serta kepulaun mengakibatkan banyaknya wilayah desa yang belum terjangkau Sinyal sehingga komunikasi sulit dijangakau oleh masyarakat.
Ia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) segera melakukan perencanaan dan koordinasi dengan pihak Telkomsel agar kebutuhan pembangunan tower dan penguatan sinyal dapat segera ditindaklanjuti.
“Intinya, Telkomsel harus masuk ke sini untuk penguatan sinyal. Ini penting sekali, karena pusat perkantoran nantinya akan berada di sini dan juga banyak desa- desa serta wilayah wilayah lainnya yang belum memiliki jaringan Telekomunikasi. Jangan sampai masyarakat maupun aparatur kesulitan mendapatkan jaringan,” ujar Muhammad Rusli.

Menurutnya, persoalan jaringan telekomunikasi masih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat Kotabaru. Selain mendukung aktivitas pemerintahan, keberadaan jaringan yang memadai juga diperlukan untuk menunjang aktivitas masyarakat dan pelayanan publik.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru siap berkoordinasi dan mengikuti ketentuan yang berlaku terkait pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
“Apapun persyaratannya dan apapun bentuknya, kami siap mengikuti aturan. Yang penting bagaimana koordinasi antara dinas terkait dengan Telkomsel sehingga kebutuhan penguatan sinyal ini bisa diwujudkan,” katanya.
Sementara itu, Muhammad Fatahillah dari Telkomsel Batulicin-Kotabaru menyampaikan sejumlah hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Pertama, terkait potensi desa-desa yang masih berada dalam kondisi blankspot dan belum mendapatkan layanan sinyal secara optimal. Telkomsel juga membuka peluang koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Diskominfo untuk mencari solusi terhadap persoalan tersebut.
Kedua, Telkomsel menyampaikan dukungan terhadap program Koperasi Merah Putih, termasuk layanan berupa voucher dan kebutuhan telekomunikasi lainnya.
Ketiga, Telkomsel memperkenalkan program sekolah digital melalui platform digital yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh sekolah untuk mendukung peningkatan kualitas dan proses pembelajaran.
“Yang keempat, kami juga menawarkan paket untuk ASN serta layanan yang berkaitan dengan kebutuhan penanganan karhutla,” jelas Muhammad Fatahillah.
Kepala Diskominfo Kotabaru H. Hendra Indrayana menambahkan, Bupati menyambut baik rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Telkomsel, khususnya dalam pembangunan BTS di wilayah yang masih mengalami blankspot.
Menurutnya, penguatan jaringan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Bupati berharap adanya kerja sama antara Telkomsel dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, terutama pembangunan BTS di wilayah Kotabaru yang masih blankspot. Ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui Dinas Kominfo bersama Telkomsel,” ujar Hendra.
Ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah dan Telkomsel dapat terus ditingkatkan sehingga wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan dapat secara bertahap memperoleh akses telekomunikasi yang lebih baik. (red/ril).

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru













