- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah

Keterangan Gambar : ??Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah, Kamis (17/9/2026).
Kotabaru, Borneopos.com — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kotabaru kembali melaksanakan layanan bercerita bagi anak-anak usia dini. Kegiatan yang merupakan bagian dari program layanan perpustakaan tahun 2026 tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Pulau Laut Tengah, Rabu (16/9/2026).
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 20260
- Pemkab Kotabaru Gelar Peringatan Hari Perhubungan Nasional dan Hari Kesadaran Nasional 20260
Kegiatan diikuti sebanyak 131 anak dari lima lembaga pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), yakni TK Tunas Rimba IV sebanyak 16 anak, TK Aisyiyah SKB 22 anak, TK Pembina 15 anak, TK Azzahra 33 anak, dan TK Alhidayah 45 anak.
Kepala Bidang Layanan Dispersip Kabupaten Kotabaru, Sofyan Hamid, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan budaya literasi sejak usia dini.
Menurutnya, program layanan bercerita mendapat dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang cerdas dan berkualitas.
"Ini salah satu program dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Kotabaru," ujar Sofyan.
Ia menyampaikan, Dispersip juga terus berupaya mendekatkan layanan perpustakaan kepada anak-anak dengan menghadirkan kegiatan secara langsung ke wilayah kecamatan. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari anak-anak dan para guru yang hadir.
Sofyan berharap ke depan kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan, sehingga manfaat layanan perpustakaan dan kegiatan literasi dapat dirasakan lebih luas.
Sementara itu, Camat Pulau Laut Tengah Ibrahim, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap layanan bercerita dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus mendorong mereka untuk lebih kreatif dan memiliki minat belajar yang tinggi.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, termasuk dalam penggunaan gadget
"Orang tua mohon membimbing dan menjaga anak-anak kita. Kalau bisa penggunaan HP juga diperhatikan, diarahkan kepada tontonan dan permainan yang baik," pesannya.
Ibrahim menilai pendampingan orang tua sangat penting karena pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga berlanjut di lingkungan keluarga.
Hal senada disampaikan Kepala TK Pembina Kecamatan Pulau Laut Tengah, Juriah. Ia menyambut baik kegiatan layanan bercerita yang dilaksanakan Dispersip karena dinilai memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan antusiasme anak-anak terhadap kegiatan literasi.
"Kegiatan ini sangat baik dilaksanakan dan anak-anak juga antusias. Harapan kami bukan hanya lima lembaga yang bisa mengikuti, tetapi ke depan lebih banyak lagi TK yang dapat berpartisipasi," ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya diajak mendengarkan cerita, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas pemanasan dan interaksi untuk membangun semangat sebelum memasuki sesi mendongeng.
Salah satu pendongeng yang tampil adalah Nur Shofa Fadhila, siswi SD Negeri 2 Rampa yang memiliki sejumlah prestasi di bidang bahasa dan sastra. Berdasarkan biodatanya, Shofa pernah meraih juara dalam berbagai lomba, di antaranya Juara 1 Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Kotabaru 2025, Juara 1 Lomba Bercerita Bahasa Banjar, Juara 1 Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Kabupaten Kotabaru, serta Juara 1 Bertutur tingkat SD/MI se-Provinsi Kalimantan Selatan 2026.
Dalam sesi tersebut, anak-anak diajak mengenal buku sebagai jendela dunia. Melalui cerita, mereka diperkenalkan pada berbagai tokoh, tempat, hewan, tumbuhan, serta pengetahuan lainnya dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan usia mereka.
Kegiatan layanan bercerita ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku, meningkatkan minat baca, serta membangun budaya literasi sejak usia dini di Kabupaten Kotabaru. (ril/red)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru













