- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Gubernur Muhidin: Presiden Prabowo akan Resmikan Sekolah Rakyat di Kalsel, 12 Januari 2026

Keterangan Gambar : Gubernur Muhidin saat memastikan kesiapan peresmian sekolah rakyat oleh presiden Prabowo, Senin (12/1/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Kunjungan tersebut dalam rangka peresmian Sekolah Rakyat secara nasional yang dipusatkan di Kalimantan Selatan.
Baca Lainnya :
- Gubernur Muhidin Tegaskan Bantuan Banjir Diberikan Berdasarkan Data0
- Gubernur Muhidin: Surplus Beras Kalsel Saat Ini Capai 1,2 Ton, Tertinggi di Kalimantan0
Gubernur H. Muhidin menjelaskan, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar lokasi peresmian Sekolah Rakyat tidak dilaksanakan di Pulau Jawa. Dari beberapa daerah yang diusulkan, di antaranya Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, akhirnya Kalimantan Selatan dipilih dan mendapat persetujuan langsung dari Presiden.
“Alhamdulillah, ini sebuah anugerah dan kepercayaan besar. Presiden memilih Kalimantan Selatan sebagai lokasi peresmian Sekolah Rakyat untuk seluruh Indonesia. Tentu ini patut kita syukuri bersama,” kata Gubernur H. Muhidin, Banjar, Kamis (8/1/2026).
Ia menilai penunjukan Kalimantan Selatan sebagai lokasi peresmian nasional tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap daerah, khususnya Kalimantan, sekaligus menjadi momentum penting untuk mendorong pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa.
Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin mengungkapkan bahwa lokasi Sekolah Rakyat yang akan diresmikan berada di lingkungan Kementerian Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, yang saat ini telah disiapkan dengan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk ruang khusus bagi warga atau masyarakat penerima manfaat.
“Fasilitasnya kita siapkan sebaik mungkin. Ada ruang-ruang khusus yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Lokasinya juga strategis dan representatif,” jelasnya.
Selain agenda peresmian Sekolah Rakyat, Gubernur juga menyampaikan bahwa di kawasan yang sama direncanakan akan dilaksanakan groundbreaking pembangunan sekolah baru.
“Kebetulan lokasinya berdekatan. Kita juga sepakat untuk mendukung pembangunan sekolah baru. Mudah-mudahan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Terkait kemungkinan Presiden melakukan peninjauan ke lokasi banjir, Gubernur menyebutkan bahwa Pemprov Kalsel tetap melakukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan. Sejumlah lokasi telah disiapkan sebagai opsi apabila Presiden berkenan melihat langsung kondisi di lapangan.
“Kita jaga-jaga. Jika Presiden ingin meninjau banjir, kita siap. Ada beberapa titik yang bisa ditawarkan, termasuk lokasi dapur umum yang saat ini melayani masyarakat terdampak di Martapura Barat,” ujarnya.
Namun demikian, Gubernur menegaskan bahwa apa pun agenda tambahan yang memungkinkan, pihaknya tetap bersyukur atas kehadiran Presiden di Kalimantan Selatan, yang dinilai membawa semangat dan harapan bagi masyarakat.
“Kita bersyukur beliau berkenan datang ke Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan kunjungan ini membawa kebaikan, perhatian lebih, dan solusi bagi daerah kita,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns
Baca Lainnya :
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0
- Lamban Dimulai, Proyek Multiyears Jembatan Semayap Senilai Rp. 9,2 M di Protes Warga0














