- Perkuat APBN, Pemerintah Rencana Tambah Produksi Batu Bara Guna Tingkatkan Penerimaan Pajak
- UPT Pengelola Objek Wisata Kotabaru Siap Sambut Wisatawan di Musim Libur Lebaran 2026
- X Batasi Usia Pengguna di Indonesia Minimal 16 Tahun
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rose Mini: Peran Orang Tua Kunci Sukses Implementasi PP Tunas
- Menkomdigi: Aturan Usia di PP Tunas Jadi Kunci Lindungi 70 Juta Anak Indonesia di Internet
- Raline Shah: Dampak Biologis Media Sosial bagi Anak seperti Racun yang Mengendalikan Tubuh
- Jelang Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Catat Kenaikan Penumpang Capai 107% dari Tahun Sebelumnya
- Tak ada Petugas di Puskesmas Batulicin Malam Hari, Warga Kesulitan Akses Kesehatan Saat Darurat
- PPPK dan PJLP se Kotabaru Sambut Gembira Kebijakan Bupati Beri THR
- SCG Bagikan Majalah CSR, Berisi Informasi Program Pemberdayaan
Genangan Air Terjadi Berulang Ulang, Warga Minta Dinas PUPR Kotabaru Turun Ke Lapangan

Keterangan Gambar : Warga menimba air genangan yang masuk ke pekarangan dan tempat usaha, Jumat (1/11/24)
KOTABARU, BORNEOPOS.COM - Satu lagi titik genangan air di jalan protokol yang dikeluhan warga desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Dinas PUPR Kotabaru Usulkan Hapus Status KDP Proyek Jembatan Silver Yang Sempat Mangkrak 0
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Berikut Pesan Suwanti Untuk Generasi Muda Bumi Saijaan0
Diguyur hujan lebih kurang 15 menit, jalan raya stagen, di depan perumahan Desa Sungai Taib ini tergenang, hingga berhari-hari.
Warga sekitar lokasi genangan terpaksa membuat gundukan agar air yang kotor berwarna coklat ke kuning-kuningan tidak masuk ke pekarangan bahkan kerumah mereka.
"Kami membuat gundukan (onggokan) di jalan masuk ke rumah kami, agar air tidak masuk, tapi itupun masih saja kadang ada air yang masuk, apalagi kalau aja kendaraan besar yang jalannya laju," keluh Hasbi, warga sekitar genangan air.

Lebih jauh, Hasbi berharap pemerintah daerah melalui Dinas PUPR segera turun kelapangan dan membantu masyarakat mengatasi masalah ini.
Pantauan media ini dilapangan, Jumat (1/11/24) pagi, penyebab air yang menggenagi jalan protokol tersebut berasal dari limpasan perumahan, selain itu drainase tidak lancar (kotor) sehingga tidak berfungsi dengan baik serta tidak adanya parit di tepi jalan disebelah sisi depan mini market.
Hal ini terjadi berulang-ulang, sehingga genangan air ini sangat mengganggu masyarakat sekitar serta membahayakan pengguna jalan. (red)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0


.jpg)










