- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Dukung Pembinaan Atlet Voli Usia Dini Lewat Anggaran
Genangan Air Terjadi Berulang Ulang, Warga Minta Dinas PUPR Kotabaru Turun Ke Lapangan

Keterangan Gambar : Warga menimba air genangan yang masuk ke pekarangan dan tempat usaha, Jumat (1/11/24)
KOTABARU, BORNEOPOS.COM - Satu lagi titik genangan air di jalan protokol yang dikeluhan warga desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Dinas PUPR Kotabaru Usulkan Hapus Status KDP Proyek Jembatan Silver Yang Sempat Mangkrak 0
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Berikut Pesan Suwanti Untuk Generasi Muda Bumi Saijaan0
Diguyur hujan lebih kurang 15 menit, jalan raya stagen, di depan perumahan Desa Sungai Taib ini tergenang, hingga berhari-hari.
Warga sekitar lokasi genangan terpaksa membuat gundukan agar air yang kotor berwarna coklat ke kuning-kuningan tidak masuk ke pekarangan bahkan kerumah mereka.
"Kami membuat gundukan (onggokan) di jalan masuk ke rumah kami, agar air tidak masuk, tapi itupun masih saja kadang ada air yang masuk, apalagi kalau aja kendaraan besar yang jalannya laju," keluh Hasbi, warga sekitar genangan air.

Lebih jauh, Hasbi berharap pemerintah daerah melalui Dinas PUPR segera turun kelapangan dan membantu masyarakat mengatasi masalah ini.
Pantauan media ini dilapangan, Jumat (1/11/24) pagi, penyebab air yang menggenagi jalan protokol tersebut berasal dari limpasan perumahan, selain itu drainase tidak lancar (kotor) sehingga tidak berfungsi dengan baik serta tidak adanya parit di tepi jalan disebelah sisi depan mini market.
Hal ini terjadi berulang-ulang, sehingga genangan air ini sangat mengganggu masyarakat sekitar serta membahayakan pengguna jalan. (red)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita Lingkungan


.jpg)










