- Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Gema Takbir, Sambut 1 Syawal 1447 H
- Gubernur Muhidin: Idulfitri Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak
- Perkuat APBN, Pemerintah Rencana Tambah Produksi Batu Bara Guna Tingkatkan Penerimaan Pajak
- UPT Pengelola Objek Wisata Kotabaru Siap Sambut Wisatawan di Musim Libur Lebaran 2026
- X Batasi Usia Pengguna di Indonesia Minimal 16 Tahun
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rose Mini: Peran Orang Tua Kunci Sukses Implementasi PP Tunas
- Menkomdigi: Aturan Usia di PP Tunas Jadi Kunci Lindungi 70 Juta Anak Indonesia di Internet
- Raline Shah: Dampak Biologis Media Sosial bagi Anak seperti Racun yang Mengendalikan Tubuh
- Jelang Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Catat Kenaikan Penumpang Capai 107% dari Tahun Sebelumnya
- Tak ada Petugas di Puskesmas Batulicin Malam Hari, Warga Kesulitan Akses Kesehatan Saat Darurat
81 Remaja dari 13 Kabupaten/Kota Ikuti Program Rehabilitasi Sosial di Dinsos Provinsi Kalsel

Keterangan Gambar : Pembukaan Program Rehabilitasi Sosial bagi Penerima Manfaat Klien Remaja Angkatan IX Tahun 2026 di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria, Selasa (27/1/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, melalui Plt Sekretaris Dinas Sosial Prov Kalsel, Gusnanda Effendi, membuka secara resmi Program Rehabilitasi Sosial bagi Penerima Manfaat Klien Remaja Angkatan IX Tahun 2026 di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria.
Baca Lainnya :
- LHP BPK Kalsel Soroti Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin Periode 2023-20250
- Pasca Banjir, BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama Tikus pada Musim Tanam0
Dalam sambutannya, Gusnanda Effendi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para calon klien remaja yang terpilih mengikuti program rehabilitasi sosial tersebut. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan para remaja dalam program ini merupakan sebuah kesempatan berharga untuk membentuk masa depan yang lebih baik.
“Program rehabilitasi sosial ini bertujuan membentuk anak dan remaja agar menjadi pribadi yang mandiri dan berkepribadian, dengan dibekali berbagai keterampilan sebagai modal hidup. Dengan keterampilan dan perilaku yang baik, kita harus yakin bahwa kehidupan ke depan akan menjadi lebih baik,” katanya, Banjarbaru, Selasa (27/1/2026).
Lebih lanjut disampaikan, di Kalsel masih terdapat anak dan remaja yang belum memperoleh kesempatan pendidikan maupun keterampilan yang memadai. Kondisi tersebut, apabila tidak ditangani secara serius, berpotensi menimbulkan permasalahan sosial yang lebih besar di masa mendatang.
Melalui keberadaan PPRSAR Mulia Satria sebagai salah satu UPTD Dinas Sosial Prov Kalsel, diharapkan program rehabilitasi sosial ini dapat menjadi sarana strategis dalam memberikan bekal keterampilan, membangun motivasi, serta menumbuhkan konsep diri yang positif bagi anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Gusnanda juga berpesan kepada seluruh klien remaja agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menaati peraturan panti, serta mendengarkan arahan dan bimbingan dari para pembimbing.
“Jalani proses ini dengan penuh tanggung jawab dan kebahagiaan. Semoga apa yang didapatkan selama berada di PPRSAR Mulia Satria dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.
Diketahui sebanyak 77 orang klien remaja dinyatakan lulus, ditambah 4 orang klien Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Seluruh klien tersebut kini telah berada dan mengikuti pembinaan di PPRSAR Mulia Satria. (red/MC)


Baca Lainnya :
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250
- Lamban Dimulai, Proyek Multiyears Jembatan Semayap Senilai Rp. 9,2 M di Protes Warga0














