- LSM AKGUS Apresiasi PT. SDE, Buka Ruang Dialog Guna Selesaikan Persoalan Tanah Masyarakat
- Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah
- BPJS Kalwil Kalimantan Gandeng Pers Perkuat Loterasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja
- Suwanti Hadiri Rakornas di Sentul, Perkuat Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah
- INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester I Tahun 2026 Bagi 57 Karateka
- Dikenal Tegas dan Bijak, H. Isam Tunjukkan Sisi Penyayang Bersama Cucu
- LSM AKGUS Surati Kapolsek Kelumpang Barat Soal Dugaan Perampasan Tanah Masyarakat oleh PT. SDE
- Dorong ETPD, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek Aplikasi SAPAT
- Tingkatkan Kapasitas, Disperin Kalsel Latih Petugas WASDAL Industri di 13 Kabupaten/Kota
- Perluas Akses Keadilan Warga Banua, Kemenkum RI Resmikan 2.015 Pos Bantuan Hukum di Kalsel
81 Remaja dari 13 Kabupaten/Kota Ikuti Program Rehabilitasi Sosial di Dinsos Provinsi Kalsel

Keterangan Gambar : Pembukaan Program Rehabilitasi Sosial bagi Penerima Manfaat Klien Remaja Angkatan IX Tahun 2026 di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria, Selasa (27/1/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, melalui Plt Sekretaris Dinas Sosial Prov Kalsel, Gusnanda Effendi, membuka secara resmi Program Rehabilitasi Sosial bagi Penerima Manfaat Klien Remaja Angkatan IX Tahun 2026 di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria.
Baca Lainnya :
- LHP BPK Kalsel Soroti Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin Periode 2023-20250
- Pasca Banjir, BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama Tikus pada Musim Tanam0
Dalam sambutannya, Gusnanda Effendi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para calon klien remaja yang terpilih mengikuti program rehabilitasi sosial tersebut. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan para remaja dalam program ini merupakan sebuah kesempatan berharga untuk membentuk masa depan yang lebih baik.
“Program rehabilitasi sosial ini bertujuan membentuk anak dan remaja agar menjadi pribadi yang mandiri dan berkepribadian, dengan dibekali berbagai keterampilan sebagai modal hidup. Dengan keterampilan dan perilaku yang baik, kita harus yakin bahwa kehidupan ke depan akan menjadi lebih baik,” katanya, Banjarbaru, Selasa (27/1/2026).
Lebih lanjut disampaikan, di Kalsel masih terdapat anak dan remaja yang belum memperoleh kesempatan pendidikan maupun keterampilan yang memadai. Kondisi tersebut, apabila tidak ditangani secara serius, berpotensi menimbulkan permasalahan sosial yang lebih besar di masa mendatang.
Melalui keberadaan PPRSAR Mulia Satria sebagai salah satu UPTD Dinas Sosial Prov Kalsel, diharapkan program rehabilitasi sosial ini dapat menjadi sarana strategis dalam memberikan bekal keterampilan, membangun motivasi, serta menumbuhkan konsep diri yang positif bagi anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Gusnanda juga berpesan kepada seluruh klien remaja agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menaati peraturan panti, serta mendengarkan arahan dan bimbingan dari para pembimbing.
“Jalani proses ini dengan penuh tanggung jawab dan kebahagiaan. Semoga apa yang didapatkan selama berada di PPRSAR Mulia Satria dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.
Diketahui sebanyak 77 orang klien remaja dinyatakan lulus, ditambah 4 orang klien Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Seluruh klien tersebut kini telah berada dan mengikuti pembinaan di PPRSAR Mulia Satria. (red/MC)


Baca Lainnya :
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250
- Lamban Dimulai, Proyek Multiyears Jembatan Semayap Senilai Rp. 9,2 M di Protes Warga0






.jpg)






