- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Dukung Pembinaan Atlet Voli Usia Dini Lewat Anggaran
Percepat Penurunan Stunting, BAPPERIDA Kota Samarinda Gelar Rakor

Keterangan Gambar : Rakor Penurunan Stunting Samarinda Kota, Kamis (3/10/24).
Borneopos.com, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Riset Daerah (BAPPERIDA) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Peningkatan Capaian Penilaian Kinerja 8 Aksi Bangda Penurunan Stunting, Kamis (03/10/2024) di Ruang Rapat Utama Lt. II Kantor BAPPERIDA Kota Samarinda.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Pendapatan PBB P-2, Bapenda Kota Samarinda Gagas Program SEJATI0
- Wali Kota Samarinda, Andi Harun Resmikan Portal Samagov.id0
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kelurahan Sempaja Timur, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), serta Petugas Input Aksi Bangda 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting.
Kepala BAPPERIDA, H. Ananta Fathurrozi, S.Sos., M.Si., membuka rapat dengan menekankan pentingnya Rembug Stunting sebagai salah satu langkah untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kota Samarinda dalam upaya percepatan pencegahan stunting.
“Rembug Stunting bertujuan menggalang dan memperkuat komitmen seluruh stakeholders untuk bersama-sama mempercepat pencegahan stunting di Kota Samarinda,” ujar Fathurrozi dalam sambutannya.
Sebagai narasumber, Imam Gunadi, S.TP, memaparkan beberapa langkah strategis yang dioptimalkan oleh Pemerintah Kota Samarinda dalam mereduksi prevalensi stunting.

Strategi tersebut diimplementasikan melalui 8 Aksi Konvergensi yang meliputi Analisis Situasi, penyusunan Rencana Kegiatan, Rembug Stunting, serta pembentukan Peraturan Wali Kota. Tidak ketinggalan, pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM).
perbaikan sistem manajemen data, hingga pengukuran dan publikasi angka stunting juga menjadi bagian dari strategi ini.
“Analisis situasi dilakukan untuk memahami sebaran stunting serta kualitas dan cakupan intervensi gizi prioritas, yang kemudian ditindaklanjuti dengan rencana kegiatan tahun berjalan dan tahun berikutnya,” jelas Imam Gunadi kepada para panelis.
Pengukuran dan publikasi angka stunting juga menjadi fokus utama dalam strategi ini.
Pemerintah Kota Samarinda berupaya memantau perkembangan dan sebaran stunting secara berkala, dengan tujuan meningkatkan akuntabilitas dan kinerja program penanganan stunting.(rls/kmf-smr/saiful)

Baca Lainnya :
- Tingkatkan Pendapatan PBB P-2, Bapenda Kota Samarinda Gagas Program SEJATI0
- Andi Harun Serahkan Bantuan Sosial Non Tunai kepada 1.242 Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrim0














