- Byar Pret! Byar Pret! LBH Borneo Nusantara Resmi Gugat PLN di PTUN Banjarmasin
- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas

Keterangan Gambar : Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel menegaskan komitmennya dalam melakukan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang inklusif. Proses pemenuhan ini akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan kebutuhan riil masing-masing sekolah, bukan berdasarkan keinginan semata.
Baca Lainnya :
- Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat0
- Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kg Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan0
Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam pengadaan fasilitas penunjang di sekolah. Pemenuhan fasilitas tersebut harus benar-benar disesuaikan dengan kegunaan dan kondisi di lapangan.
“Sarana dan prasana Disabilitas itu pemenuhannya secara bertahap dan sesuai kebutuhan sekolah. Jangan sampai ada peralatan itu hanya untuk keinginan, tetapi kita harus sesuai kebutuhan dan sesuai dengan kegunaannya. Itu yang harus kita lakukan,” ujar Abdul Rahim, Banjarbaru, Kamis (18/6/2026).
Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa konsep aksesibilitas ini tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik luar ruangan, melainkan mencakup ekosistem belajar yang menyeluruh bagi para peserta didik.
“Tidak hanya mencakup akses fisik seperti toilet ramah disabilitas dan jalur mobilitas yang aman, tetapi juga akses terhadap media pembelajaran, teknologi pendukung, serta lingkungan belajar yang nyaman dan mudah diakses oleh semua peserta didik,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus mengintegrasikan prinsip aksesibilitas secara berkesinambungan dalam setiap aspek pembangunan dan pengembangan satuan pendidikan di wilayahnya.(red/mcksl)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL













