- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kg Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan

Keterangan Gambar : Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Kalsel, Borneopos.com - Polda Kalimantan Selatan berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 128,7 kilogram dalam kurun waktu 8 hingga 12 Juni 2026. Barang bukti dengan nilai lebih dari Rp231 miliar tersebut diamankan dari lima orang tersangka yang merupakan bagian dari jaringan lintas provinsi dan diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan internasional.
Baca Lainnya :
- Workshop Wirausaha Kerajinan, Disperin dan Dekranasda Kalsel Berdayakan Industri Usaha di Banua0
- Karang Taruna Didorong Berperan dalam Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah0
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, narkotika tersebut rencananya akan diedarkan di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
“Untuk peredaran narkotika ini, para tersangka akan mengedarkan di kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Selatan, terutama di daerah-daerah pertambangan dan wilayah pertumbuhan ekonomi, termasuk juga di kawasan perkotaan,” ujar Kapolda, Banjarbaru, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel. Atas capaian tersebut, pihaknya akan memberikan penghargaan kepada personel yang terlibat.
“Saya sudah meminta kepada Direktur Reserse Narkoba, pada peringatan Hari Bhayangkara tanggal 1 Juli nanti akan diberikan hadiah atau apresiasi atas hasil kerja keras mereka,” katanya.
Kapolda mengungkapkan, apresiasi tidak hanya datang dari institusi kepolisian, tetapi juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi dan DPRD Kalimantan Selatan.
“Pak Ketua DPRD Provinsi juga sudah menyampaikan dan meminta nama-nama personel yang terlibat. Nantinya akan diberikan ucapan terima kasih dari pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta DPRD Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu keberhasilan terbesar Polda Kalsel dalam memberantas peredaran narkotika dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan barang haram yang menyasar berbagai wilayah di Kalimantan Selatan.(red/mcksl)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)









