- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
- Indonesia dan RRT Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Dinamika Global
- Pemkab Kotabaru Promosikan Potensi Wisata Daerah Lewat Giat Funbike
- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
Pelabuhan Empat Serangkai Kotabaru Rusak Parah, Suwanti Janji Kawal Pembangunannya

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kotabaru Suwanti saat meninjau pelabuhan Empat Serangkai Kotabaru, Minggu (17/8/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Pelabuhan Empat Serangkai Kotabaru yang setiap hari digunakan warga Saijaan sebagai pintu keluar dan masuk ke Kotabaru, khususnya masyarakat dari kecamatan-kecamatan (sungaian) kini kondisnya sangat memprihatinkan.
Baca Lainnya :
- Sebuku Coal Group Bantu Peralatan Panen UMKM Gula Aren di Desa Selaru Kotabaru0
- Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 20250
Tampak beberapa bagian jembatan mengalami rusak berat seperti lantai yang keropos dan bolong, tiang penyangga jembatan yang patah karena usia serta paku jembatan sebagian sudah tak ada membuat jembatan bergoyang jika dilewati menggunakan sepeda motor.
Kondisi jembatan yang selalu dikeluhkan warga ini pun mendapat perhatian serius dari ketua DPRD Kotabaru Suwanti, dengan meninjau langsung kondisi jembatan beberapa pejabat, Minggu (17/8/2025).
“Kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan sudah berlubang-lubang, dan yang lebih menyedihkan, warga harus memperbaiki sendiri. Ini harusnya jadi perhatian serius,” kata Hj. Suwanti.
Menurutnya, pelabuhan ini berada di wilayah perkotaan dan sangat vital sebagai pintu masuk dan keluar warga dari kecamatan kepulauan di Kotabaru.
“Letaknya di pusat kota, tapi kondisinya terbengkalai. Padahal, ini adalah jalur utama warga dari kepulauan. Perbaikannya harusnya bisa dipercepat,” ujarnya.
Suwanti juga menyoroti seringnya dilakukan survei dan pengukuran oleh berbagai instansi, namun tanpa tindak lanjut nyata.
“Warga kecewa karena terlalu sering diukur dan ditinjau, tapi tidak ada hasil. Ini menjadi catatan penting. Pemerintah harus segera ambil tindakan, jangan sampai kepercayaan masyarakat terus menurun,” tegasnya.
Ia berharap, kehadiran pimpinan DPRD di lokasi bisa menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk menindaklanjuti permasalahan pelabuhan yang sudah terlalu lama dikeluhkan masyarakat.
“Kami akan kawal ini agar segera masuk dalam program prioritas pembangunan. Jangan sampai pelabuhan strategis seperti ini terus dibiarkan rusak tanpa kepastian,” pungkas Suwanti. (*)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita DPRD



.jpg)










