Pelabuhan Empat Serangkai Kotabaru Rusak Parah, Suwanti Janji Kawal Pembangunannya

Reported By Pimred Borneo Pos 17 Agu 2025, 17:15:24 WIB DPRD
Pelabuhan Empat Serangkai Kotabaru Rusak Parah, Suwanti Janji Kawal Pembangunannya

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kotabaru Suwanti saat meninjau pelabuhan Empat Serangkai Kotabaru, Minggu (17/8/2025).



Kotabaru, Borneopos.com - Pelabuhan Empat Serangkai Kotabaru yang setiap hari digunakan warga Saijaan sebagai pintu keluar dan masuk ke Kotabaru, khususnya masyarakat dari kecamatan-kecamatan (sungaian) kini kondisnya sangat memprihatinkan. 


Baca Lainnya :

Tampak beberapa bagian jembatan mengalami rusak berat seperti lantai yang keropos dan bolong, tiang penyangga jembatan yang patah karena usia serta paku jembatan sebagian sudah tak ada membuat jembatan bergoyang jika dilewati menggunakan sepeda motor.


Kondisi jembatan yang selalu dikeluhkan warga ini pun mendapat perhatian serius dari ketua DPRD Kotabaru Suwanti, dengan meninjau langsung kondisi jembatan beberapa pejabat, Minggu (17/8/2025).


“Kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan sudah berlubang-lubang, dan yang lebih menyedihkan, warga harus memperbaiki sendiri. Ini harusnya jadi perhatian serius,” kata Hj. Suwanti.


Menurutnya, pelabuhan ini berada di wilayah perkotaan dan sangat vital sebagai pintu masuk dan keluar warga dari kecamatan kepulauan di Kotabaru.


“Letaknya di pusat kota, tapi kondisinya terbengkalai. Padahal, ini adalah jalur utama warga dari kepulauan. Perbaikannya harusnya bisa dipercepat,” ujarnya.


Suwanti juga menyoroti seringnya dilakukan survei dan pengukuran oleh berbagai instansi, namun tanpa tindak lanjut nyata.


“Warga kecewa karena terlalu sering diukur dan ditinjau, tapi tidak ada hasil. Ini menjadi catatan penting. Pemerintah harus segera ambil tindakan, jangan sampai kepercayaan masyarakat terus menurun,” tegasnya.


Ia berharap, kehadiran pimpinan DPRD di lokasi bisa menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk menindaklanjuti permasalahan pelabuhan yang sudah terlalu lama dikeluhkan masyarakat.


“Kami akan kawal ini agar segera masuk dalam program prioritas pembangunan. Jangan sampai pelabuhan strategis seperti ini terus dibiarkan rusak tanpa kepastian,” pungkas Suwanti. (*)



Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment