- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Menbud Fadli Zon Buka Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Banjarmasin

Keterangan Gambar : Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat membuka secara resmi Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Banjarmasin, Minggu (14/9/2025)
Banjarmasin, Borneopos.com - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, secara resmi membuka Temu Karya Taman Budaya (TKTB) se-Indonesia ke-XXIV di Banjarmasin, Minggu (14/9/2025) malam. Mengusung tema “Suluh Budaya Gerbang Nusantara”, kegiatan ini menandai peran Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah dalam ajang seni dan budaya nasional.
Baca Lainnya :
- Disparpora Gelar Bupati Cup 2025 Futsal Competition0
- Pelaku Pembunuhan Wanita di Desa Dirgahayu Diringkus Polres Kotabaru0
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini diikuti 21 perwakilan taman budaya se-Indonesia. Rangkaian acaranya meliputi pameran seni rupa, rapat koordinasi kepala taman budaya se-Indonesia, dialog seni rupa, pawai budaya, serta penampilan seni dari seluruh perwakilan peserta.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa TKTB merupakan agenda penting dalam pemajuan kebudayaan sebagai identitas dan jati diri bangsa.
“Sangatlah tepat bila taman budaya sebagai pusat kegiatan seni difungsikan sebagai bagian dari upaya memajukan budaya nasional. Dengan demikian, Indonesia dapat berkontribusi lebih besar bagi peradaban dunia,” ujarnya.
Fadli juga berharap taman budaya dapat berperan sebagai ruang terbuka sekaligus kawasan terpadu untuk pelestarian, pengembangan, pembinaan, dan apresiasi terhadap berbagai bentuk ekspresi budaya, baik tradisional, modern, maupun kontemporer.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi, menyampaikan bahwa TKTB bukan hanya memperlihatkan kekayaan budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-seniman, budayawan, dan pegiat seni dari seluruh Indonesia.
“Dengan tema Suluh Budaya Gerbang Nusantara, kegiatan ini sejalan dengan upaya Pemprov Kalsel memajukan kebudayaan, yaitu bagaimana seni dan tradisi bisa terus berkembang tanpa kehilangan akar,” katanya.
Hasnuryadi menambahkan, Kalimantan Selatan memiliki kekayaan budaya yang khas, seperti madihin, wayang Banjar, seni tari, musik, serta berbagai ritual adat yang masih hidup di tengah masyarakat. Semua itu, menurutnya, merupakan identitas Banua sekaligus memperkaya khazanah budaya Indonesia.
“Kami bersyukur dipercaya menjadi tuan rumah TKTB ke-XXIV. Semoga momentum ini memperkuat posisi taman budaya sebagai pusat kreativitas, edukasi, dan pelestarian budaya, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tutupnya. (Red/MCKalsel)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250


.jpg)
1.jpg)










