Kadisparpora Kotabaru Dukung Milenial Saijaan Promosikan Daerah Lewat Film Lokal

Reported By Pimred Borneo Pos 20 Okt 2025, 06:17:12 WIB Kotabaru
Kadisparpora Kotabaru Dukung Milenial Saijaan Promosikan Daerah Lewat Film Lokal

Keterangan Gambar : Workshop Pembuatan Film, Sabtu (18/10/2025), di Aula Masjid Apung, Siring Laut Kotabaru.




Kotabaru, Borneopos.com  - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) DPC Kotabaru bersama subsektor film berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru menggelar Workshop Pembuatan Film bertemakan "Meracik Cerita, Meramu Gambar" pada Sabtu (18/10/2025), bertempat di Aula Masjid Apung, Siring Laut Kotabaru.


Baca Lainnya :

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar, mahasiswa, serta komunitas film lokal, termasuk para kru dan pemain film "Kapuhunan", film daerah yang tayang pada bulan Oktober ini. Workshop ini menjadi wadah untuk memperkenalkan dasar-dasar pembuatan film serta menggugah semangat generasi muda.


Ketua Gekrafs DPC Kotabaru, M. Basir, dalam sambutannya menekankan bahwa geliat perfilman lokal semakin berkembang. Ia berharap kegiatan seperti ini mampu menjadi titik tolak tumbuhnya industri film di daerah.


"Sekarang ini perfilman di Kotabaru sedang naik daun. Mudah-mudahan para peserta bisa mulai dari membuat film pendek terlebih dahulu. Kapan lagi, kalau bukan kalian yang memulainya?" ujarnya M. Basir.


Dukungan Kepala Disparpora Kabupaten Kotabaru, yang diwakili oleh Ida Trisanti, S.Si, M.M dari Bidang Event, Pertunjukan, dan Ekonomi Kreatif, menyebutkan bahwa pengembangan sektor kreatif seperti film merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.


"Workshop ini menjadi ruang yang sangat positif bagi generasi muda Kotabaru untuk berkarya dan berinovasi. Harapannya, akan lahir sineas-sineas lokal yang mampu memperkenalkan cerita dan budaya kita ke ranah yang lebih luas," tutur Ida Trisanti.


Ketua Subsektor Film sekaligus Sutradara film "Kapuhunan", Adithya Rakhman, menyampaikan workshop Pembuatan Film luar biasa dan dirasa sangat berharga, terutama bagi mereka yang masih sangat awam tentang dunia perfilman. Sarana yang tepat untuk menggali ilmu seputar perfilman, sekaligus menjadi wadah bagi teman-teman di Kotabaru yang ingin berkecimpung di dunia film, khususnya film-film lokal.


"Harapannya akan ada titik balik dari kegiatan workshop ini secara berkelanjutan bagi peserta yang sudah mengikuti, bisa juga membuat karya film-film daerah anak-anak Kotabaru tentunya," ucap Adithya Rakhman


Workshop menghadirkan pemateri utama Ade Hidayat, S.I.Kom., seorang sutradara, produser, sekaligus CEO PT Alemo Films Project, yang juga bergerak di bidang penyewaan alat produksi film.


Dalam pemaparannya, Ade membahas potensi industri film di daerah, mulai dari kontribusi film terhadap perekonomian nasional, dampaknya terhadap pariwisata, hingga peluang eksplorasi cerita lokal Kalimantan.


"Banyak peluang yang belum digarap. Kita bisa mulai dengan genre horor karena banyak cerita rakyat yang belum pernah diangkat ke layar lebar. Misalnya Hantu Suluh, Mariaban, Kuyang, Takaw, Tambun, dan lainnya. Kita juga punya destinasi wisata yang kaya dan bisa diangkat lewat film," jelas Ade Hidayat. (ril/red)






Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment