- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
- Pemkab Kotabaru Laksanakan Nusantara Creative Walk Serentak Bersama 17 Negara
- Disparpora Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Festival Akrab 2026
Kadisparpora Kotabaru Dukung Milenial Saijaan Promosikan Daerah Lewat Film Lokal

Keterangan Gambar : Workshop Pembuatan Film, Sabtu (18/10/2025), di Aula Masjid Apung, Siring Laut Kotabaru.
Kotabaru, Borneopos.com - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) DPC Kotabaru bersama subsektor film berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru menggelar Workshop Pembuatan Film bertemakan "Meracik Cerita, Meramu Gambar" pada Sabtu (18/10/2025), bertempat di Aula Masjid Apung, Siring Laut Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Disparpora dan Gekrafs Kotabaru Gelar Bimtek Pembuatan Kemasan Minimalis dengan Biaya Rendah0
- Dinkes Kalsel Pastikan Keamanan Pangan dalam Program MBG0
Kegiatan ini diikuti oleh pelajar, mahasiswa, serta komunitas film lokal, termasuk para kru dan pemain film "Kapuhunan", film daerah yang tayang pada bulan Oktober ini. Workshop ini menjadi wadah untuk memperkenalkan dasar-dasar pembuatan film serta menggugah semangat generasi muda.
Ketua Gekrafs DPC Kotabaru, M. Basir, dalam sambutannya menekankan bahwa geliat perfilman lokal semakin berkembang. Ia berharap kegiatan seperti ini mampu menjadi titik tolak tumbuhnya industri film di daerah.
"Sekarang ini perfilman di Kotabaru sedang naik daun. Mudah-mudahan para peserta bisa mulai dari membuat film pendek terlebih dahulu. Kapan lagi, kalau bukan kalian yang memulainya?" ujarnya M. Basir.
Dukungan Kepala Disparpora Kabupaten Kotabaru, yang diwakili oleh Ida Trisanti, S.Si, M.M dari Bidang Event, Pertunjukan, dan Ekonomi Kreatif, menyebutkan bahwa pengembangan sektor kreatif seperti film merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.
"Workshop ini menjadi ruang yang sangat positif bagi generasi muda Kotabaru untuk berkarya dan berinovasi. Harapannya, akan lahir sineas-sineas lokal yang mampu memperkenalkan cerita dan budaya kita ke ranah yang lebih luas," tutur Ida Trisanti.
Ketua Subsektor Film sekaligus Sutradara film "Kapuhunan", Adithya Rakhman, menyampaikan workshop Pembuatan Film luar biasa dan dirasa sangat berharga, terutama bagi mereka yang masih sangat awam tentang dunia perfilman. Sarana yang tepat untuk menggali ilmu seputar perfilman, sekaligus menjadi wadah bagi teman-teman di Kotabaru yang ingin berkecimpung di dunia film, khususnya film-film lokal.
"Harapannya akan ada titik balik dari kegiatan workshop ini secara berkelanjutan bagi peserta yang sudah mengikuti, bisa juga membuat karya film-film daerah anak-anak Kotabaru tentunya," ucap Adithya Rakhman
Workshop menghadirkan pemateri utama Ade Hidayat, S.I.Kom., seorang sutradara, produser, sekaligus CEO PT Alemo Films Project, yang juga bergerak di bidang penyewaan alat produksi film.
Dalam pemaparannya, Ade membahas potensi industri film di daerah, mulai dari kontribusi film terhadap perekonomian nasional, dampaknya terhadap pariwisata, hingga peluang eksplorasi cerita lokal Kalimantan.
"Banyak peluang yang belum digarap. Kita bisa mulai dengan genre horor karena banyak cerita rakyat yang belum pernah diangkat ke layar lebar. Misalnya Hantu Suluh, Mariaban, Kuyang, Takaw, Tambun, dan lainnya. Kita juga punya destinasi wisata yang kaya dan bisa diangkat lewat film," jelas Ade Hidayat. (ril/red)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













