- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Dorong Pembinaan Atlet Lewat Perwosi Cup I 2026
- Wakil Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Turnamen Voli Antar Pelajar
- DPRD Kotabaru Pastikan Distribusi Solar Bersubdisi Tepat Sasaran
- Warga Tarjun Usul Paving dan JPU, Sahrani: Akan Diperjuangkan Hingga Terealisasi
- Sahrani Serap Aspirasi pada Reses di Desa Tarjun
- Gewsima Serap Aspirasi Warga Semayap pada Reses Tahap II 2026
- DPRD Kotabaru Apresiasi Kegiatan FBS 2026
- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
DP3AKB Kalsel dan BKOW Perkuat Sinergitas Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Keterangan Gambar : DP3AKB Kalsel dan BKOW Perkuat Sinergi Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Seksual sebagai upaya memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Baca Lainnya :
- Bawahan Diduga Terlibat Korupsi, Kadis ESDM Kalsel Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Masyarakat0
- Gubernur Kalsel Tekankan Integritas Auditor Intern dalam Konferensi AAIPI Wilayah Kalsel0
Kepala DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama berkelanjutan dengan BKOW yang melibatkan seluruh organisasi perempuan anggota BKOW serta didukung bidang hukum dan HAM.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman organisasi perempuan terkait pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melalui sosialisasi dan materi dari para narasumber, kami berharap seluruh organisasi yang tergabung dalam BKOW dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat, lingkungan, dan keluarga masing-masing,” ujar Husnul di Banjarmasin, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya kekerasan fisik, psikis, dan seksual, masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara bersama-sama. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan organisasi perempuan sangat penting dalam memperkuat upaya pencegahan.
“Semoga melalui kegiatan ini perempuan dan anak-anak semakin terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan. Dengan menghimpun kekuatan seluruh organisasi perempuan, kita dapat bergandeng tangan melakukan upaya perlindungan, sekaligus memastikan kelompok perempuan rentan memperoleh pelayanan dan perlindungan hak secara optimal,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, DP3AKB Kalsel dan BKOW berharap kesadaran masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL













