- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Dorong Pembinaan Atlet Lewat Perwosi Cup I 2026
- Wakil Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Turnamen Voli Antar Pelajar
- DPRD Kotabaru Pastikan Distribusi Solar Bersubdisi Tepat Sasaran
- Warga Tarjun Usul Paving dan JPU, Sahrani: Akan Diperjuangkan Hingga Terealisasi
- Sahrani Serap Aspirasi pada Reses di Desa Tarjun
- Gewsima Serap Aspirasi Warga Semayap pada Reses Tahap II 2026
- DPRD Kotabaru Apresiasi Kegiatan FBS 2026
- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
Tim AWAS Konfirmasi Jumlah Penerima PKH Di Kotabaru, Kadinsos: Data Masih Dibekukan Kemensos

Keterangan Gambar : Kadisnsos Kotabaru, Nurvisa saat menjelaskan terkait Data PKH kepada tim AWAS, Rabu (14/5/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Data penerima bantuan sosial, Program Keluarga Harapan, (PKH) kerap di soal warga, karena sebagian dinilai ada yang tidak tepat sasaran.
Baca Lainnya :
- Staf Ahli Johanuddin, Wakili Bupati Kotabaru Tinjau Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis PT Arutmin0
- Gegara Persoalan Cinta, MF Nekad Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri Pakai Tali Nylon0
Menindaklanjuti informasi tersebut tersebut, Tim Aliansi Wartawan Saijaan (AWAS) melakukan konfirmasi ke Dinas Sosial Kabupaten Kotabaru, Rabu (14/5/2025) dan berbincang dengan Kadisnsos Nurvisa di kantornya.
Saat ditanya mengenai jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2024 dikabupaten Kotabaru, Nurvisa mengatakan bahwa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dikelola oleh kementrian Sosial (Kemensos).
"Tapi saat ini, data itu DTKS itu dibekukan, menunggu DTSEN (Data Tarpadu Sosial Ekonomi Nasional)," ucapnya singkat.
Nurvisa menjelaskan, terkait jumlah penerima bantuan sosial di setiap kecamatan berbeda, tergantung tingkat kemiskinan di kecamatan tersebut serta tidak pakai quota.
Lebih jauh Nurvisa menerangkan bahwa anggaran PKH bersumber dari APBN (Kemensos), Dinsos Kotabaru memverifikasi, sementara penyaluran ada dua, bisa lewat bank dan kantor Pos.
"Dana tersebut langsung masuk ke rekening masyarakat yang dapat bantuan," terang Nurvisa.
Selain program diatas, tambah Nurvisa, di Kabupaten Kotabaru juga ada program pelatihan untuk anak-anak putus sekolah (remaja) serta ibu-ibu yang rawan ekonomi, dan kita bekerjasama dengan panti yang ada di provinsi.
"Dinas Sosial Kotabaru hanya memfasilitasi saja, mulai merekrut, mentes dari provinsi, dari panti, Dinas Kotabaru hanya mengantar dan menjemput mereka," ujar Nurvisa.
Ditanya mengenainprogram dalam waktu dekat di Dinas Sosial Kotabaru, Nurvisa mengungkapkan bahwa program yang dilaksankan di Dinsos Kotabaru merupakan program yang sudah di rencanakan satu tahunan.
"Jadi, kalau ada orang tiba-tiba minta bantuan ke Dinas Sosial itu tidak bisa, karena bantuan yang ada di Dinas Sosial adalah bantuan yang terencana, kecamatan bantuan untuk bencana alam, seperti kebakaran, kebanjiran, longsor," tutupnya. (red)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













