- Percepat TLHP, Inspektorat Kotabaru Luncurkan Aplikasi E-Hebat
- Pemkab Kotabara Laksanakan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M
- Suwanti Janjikan RDP ke Pekerja Tambang Soal PT. Hilcon Yang Belum Bayar Gaji
- PT. Hilcon Tak Bayar Gaji Karyawan, Puluhan Pekerja Mengadu ke DPRD Kotabaru
- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
Tim AWAS Konfirmasi Jumlah Penerima PKH Di Kotabaru, Kadinsos: Data Masih Dibekukan Kemensos

Keterangan Gambar : Kadisnsos Kotabaru, Nurvisa saat menjelaskan terkait Data PKH kepada tim AWAS, Rabu (14/5/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Data penerima bantuan sosial, Program Keluarga Harapan, (PKH) kerap di soal warga, karena sebagian dinilai ada yang tidak tepat sasaran.
Baca Lainnya :
- Staf Ahli Johanuddin, Wakili Bupati Kotabaru Tinjau Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis PT Arutmin0
- Gegara Persoalan Cinta, MF Nekad Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri Pakai Tali Nylon0
Menindaklanjuti informasi tersebut tersebut, Tim Aliansi Wartawan Saijaan (AWAS) melakukan konfirmasi ke Dinas Sosial Kabupaten Kotabaru, Rabu (14/5/2025) dan berbincang dengan Kadisnsos Nurvisa di kantornya.
Saat ditanya mengenai jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2024 dikabupaten Kotabaru, Nurvisa mengatakan bahwa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dikelola oleh kementrian Sosial (Kemensos).
"Tapi saat ini, data itu DTKS itu dibekukan, menunggu DTSEN (Data Tarpadu Sosial Ekonomi Nasional)," ucapnya singkat.
Nurvisa menjelaskan, terkait jumlah penerima bantuan sosial di setiap kecamatan berbeda, tergantung tingkat kemiskinan di kecamatan tersebut serta tidak pakai quota.
Lebih jauh Nurvisa menerangkan bahwa anggaran PKH bersumber dari APBN (Kemensos), Dinsos Kotabaru memverifikasi, sementara penyaluran ada dua, bisa lewat bank dan kantor Pos.
"Dana tersebut langsung masuk ke rekening masyarakat yang dapat bantuan," terang Nurvisa.
Selain program diatas, tambah Nurvisa, di Kabupaten Kotabaru juga ada program pelatihan untuk anak-anak putus sekolah (remaja) serta ibu-ibu yang rawan ekonomi, dan kita bekerjasama dengan panti yang ada di provinsi.
"Dinas Sosial Kotabaru hanya memfasilitasi saja, mulai merekrut, mentes dari provinsi, dari panti, Dinas Kotabaru hanya mengantar dan menjemput mereka," ujar Nurvisa.
Ditanya mengenainprogram dalam waktu dekat di Dinas Sosial Kotabaru, Nurvisa mengungkapkan bahwa program yang dilaksankan di Dinsos Kotabaru merupakan program yang sudah di rencanakan satu tahunan.
"Jadi, kalau ada orang tiba-tiba minta bantuan ke Dinas Sosial itu tidak bisa, karena bantuan yang ada di Dinas Sosial adalah bantuan yang terencana, kecamatan bantuan untuk bencana alam, seperti kebakaran, kebanjiran, longsor," tutupnya. (red)

Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0










