- Pemkab Kotabara Laksanakan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M
- Suwanti Janjikan RDP ke Pekerja Tambang Soal PT. Hilcon Yang Belum Bayar Gaji
- PT. Hilcon Tak Bayar Gaji Karyawan, Puluhan Pekerja Mengadu ke DPRD Kotabaru
- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
Pemkab Kotabara Laksanakan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M

Keterangan Gambar : Pdmbukaan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (11/2/2026) di Masjid Apung Siring Laut Kotabaru.
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan bagi Jemaah Haji Reguler Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (11/2/2026) pagi, bertempat di Masjid Apung Siring Laut Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–20300
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru0
Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan sambutan sekaligus pernyataan resmi pembukaan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, Eka Saprudin, AP,MAP yang mewakili Bupati Kotabaru. Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau perwakilannya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, serta ratusan jemaah calon haji.
Dalam sambutannya, Sekda Kotabaru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru beserta seluruh pihak terkait atas terselenggaranya kegiatan manasik haji tersebut. Menurutnya, bimbingan manasik merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan calon jemaah haji, baik dari segi pengetahuan, mental, kesehatan, maupun kedisiplinan.
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual. Melalui manasik haji terintegrasi ini, para jemaah diharapkan memahami dengan baik rukun, wajib, dan sunnah haji, serta tata cara pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat Islam,” ujar Eka Saprudin.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kesabaran, toleransi, dan kepatuhan, mengingat pelaksanaan ibadah haji melibatkan jutaan umat Islam dari berbagai negara dengan latar belakang yang berbeda-beda. Pemerintah Kabupaten Kotabaru, lanjutnya, berkomitmen mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib, lancar, dan nyaman melalui sinergi lintas sektor.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim,Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru secara resmi membuka kegiatan bimbingan manasik haji terintegrasi,seraya berharap seluruh calon jemaah dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan kelak kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.
Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi ini dilaksanakan selama lima hari, mulai Rabu, 11 Februari hingga Minggu, 15 Februari 2026, dengan pembagian jadwal kelompok 1 dan 2.
Jumlah keseluruhan jemaah calon haji Kabupaten Kotabaru tahun 2026 sebanyak 303 orang, yang terbagi dalam dua kloter, yakni kloter 13 dan 19. Dari jumlah tersebut, jemaah laki-laki sebanyak 130 orang dan jemaah perempuan 173 orang. Jemaah tertua tercatat atas nama Norma Mangacil Abdullah (87 tahun) asal Kecamatan Kelumpang Utara, sedangkan jemaah termuda adalah Muhammad Fathan Nur Qolbiy (18 tahun) dari Kecamatan Pulau Laut Sigam. (ril/red)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0









