- Bupati Kotabaru Turunkan Alat Berat Perbaiki Jalan Rusak Yang Sempat Viral, Kondisinya Kini Mulus
- Pemprov Kalsel Perkuat Kualitas Data Hortikultura Melalui Rakor Mantri Tani
- Penyaluran KUR dan UMi di Kalsel Tunjukkan Tren Positif, DJPb Perkuat Pengawalan Pembiayaan UMKM
- Kanwil DJPb Kalsel: Kinerja APBN dan APBD Kalsel Tunjukkan Akselerasi Positif
- Penguatan Investasi dan Infrastruktur Jadi Fokus Pemkab Kotabaru pada RKPD 2027
- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
Gegara Persoalan Cinta, MF Nekad Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri Pakai Tali Nylon

Keterangan Gambar : Korban saat di periksa oleh tim medis, Senin (13/5/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Penemuan mayat pria MF (32 tahun) warga Desa Magalau Hulu RT.03 RW.00 Kec. Kelumpang Barat Kab. Kotabaru dengan posisi menggantung, pada Senin (12/5/2025) sekitar jam 15.30 Wita di Desa Magalau Hulu RT.03 RW.00 Kec. Kelumpang Barat Kab. Kotabaru menggegerkan warga setempat.
Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Tangkap Penjual Miras, 2 Botol Anggur Merah Disita0
- Bupati Kotabaru Terapkan Aturan Denda Rp. 200 Ribu, Merokok di Kawasan Tanpa Rokok0
Penemuan mayat ini, awalnya dilihat oleh MY yang juga adalah pacar korban.
Usai melihat pacarnya pada posisi tergantung, MY lantas menelpon rekannya, SF dan AR untuk datang kelokasi kejadian, melihat kondisi korban.
Setelah tiba di lokasi, SF dan AR segera menurunkan Korban, yang saat itu tergantung menggunakan tali nilon berwarna biru, dengan panjang sekitar 2 meter.
Kemudian SF segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kelumpang Barat.
Tak lama berselang, anggota Polsek Kelumpang Barat tiba dilokasi dan melakukan pengumpulan barang bukti, mencatat saksi-saksi dan menyelidik secara mendalam.
Kapolsek Kelumpang Barat, Iptu Hendrie Ade menyampaikan bahwa saat anggotanya tiba di lokasi kejadian, korban telah meninggal dunia dengan posisi masih bergantung di rumah bagian belakang, depan WC.
"Pada tubuh korban tidak ditemukan luka-luka maupun tanda-tanda kekerasan fisik dan rumah dalam keadaan kosong dan rapi /tidak berantakan," ucapnya.
Lebih jauh Hendri Ade mengatakan berdasarkan keterangan Saksi MY, selaku pacar/calon istri korban, sekitar 3 minggu yang lalu korban cekcok/kelahi mulut melalui via telepon dan mengancam akan melakukan bunuh diri dengan cara meminum baygon .
Pagi tadi Senin (12/5/2025) sekitar jam 09.00 Wita Korban melakukan video Call dengan saksi MY/pacar korban dan mengancam akan bunuh diri dengan cara gantung diri dan sempat menunjukkan tali nilon warna biru yang masih tergulung.
Diduga Korban mengalami depresi karena tuntutan dari pacar, MY untuk segera menikahinya, karena sudah melakukan hubungan badan, sedangkan uang tabungan Korban habis.
"Pihak keluarga/orang tua korban menerima dengan ikhlas musibah ini dan menolak untuk dilakukan autopsi jenazah," jelasnya. (ril)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












