- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
SMKS Bebunga Estate Gelar Training Penguatan Pendidikan Inklusi dan Pembelajaran Berbasis Industri

Keterangan Gambar : House Training (IHT) bertajuk “Implementasi Program Pendidikan Inklusi dan Pembelajaran Berbasis Dunia Industri” selama dua hari, tanggal 22 hingga 23 Juni 2025, di Aula SMKS Bebunga Estate, Kotabaru.
Borneopos.com, Kotabaru — Dalam rangka memperkuat arah dan strategi pendidikan vokasi yang adaptif dan merata, SMKS Bebunga Estate menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Implementasi Program Pendidikan Inklusi dan Pembelajaran Berbasis Dunia Industri” selama dua hari, yakni pada tanggal 22 hingga 23 Juni 2025, bertempat di Aula SMKS Bebunga Estate
Baca Lainnya :
- Komitmen Kelola Lingkungan, Bupati Kotabaru Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah Nasional0
- Bupati Kotabaru Bangga, Maratus Soleha Siswi SMKN 1 Melaju ke Seleksi Paskibraka Tingkat Pusat0
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala SMKS Bebunga Estate, Rutqi, S.Sos., Gr., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan nyata dunia kerja sekaligus membangun sistem pembelajaran yang ramah dan inklusif bagi seluruh peserta didik.
“Kita ingin membangun sekolah yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tapi juga sekolah yang menerima dan mendampingi semua siswa, tanpa terkecuali,” ungkapnya., Selasa (24/6/2025).
Tiga narasumber utama dihadirkan dalam pelatihan ini, yaitu:
Prof. Dr. Amka, M.Si – Akademisi Universitas Lambung Mangkurat,
Drs. Agus Haris Purwito, MM – Pengawas SMK Wilayah Kotabaru - Tanah Bumbu Prov. Kalimantan Selatan,
Mahendra Yuda Lestiana, S.Kom – Praktisi pendidikan vokasi, yang membawakan materi tentang strategi optimalisasi mata pelajaran Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam menunjang keterampilan industri siswa.
Prof. Amka memaparkan pentingnya membangun budaya sekolah inklusif yang tidak hanya menerima, tetapi juga memfasilitasi seluruh latar belakang dan kebutuhan belajar siswa. Di sisi lain, Bapak Agus Haris menggarisbawahi perlunya sinkronisasi pembelajaran dengan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) agar lulusan SMK mampu menjawab tantangan lapangan kerja saat ini.
Materi PKL yang disampaikan Mahendra Yuda Lestiana, S.Kom, mengajak guru untuk menyusun skema dan menghitung jam mata pelajaran PKL yang terukur dan berorientasi pada hasil nyata, termasuk strategi penguatan kerja sama dengan mitra industri lokal.
Dengan partisipasi aktif dari para guru dan tenaga pendidik, kegiatan ini berhasil membangun dialog konstruktif untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang responsif terhadap keragaman siswa sekaligus kebutuhan pasar kerja.
Tema besar kegiatan ini adalah "Bekerja Bersama, Merangkul Semua untuk SMK Hebat" sebuah komitmen kolektif untuk menjadikan SMK sebagai ruang tumbuh yang inklusif, profesional, dan relevan terhadap zaman. (ril/red)
Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750
Berita Kotabaru













