- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
SMKS Bebunga Estate Gelar Training Penguatan Pendidikan Inklusi dan Pembelajaran Berbasis Industri

Keterangan Gambar : House Training (IHT) bertajuk “Implementasi Program Pendidikan Inklusi dan Pembelajaran Berbasis Dunia Industri” selama dua hari, tanggal 22 hingga 23 Juni 2025, di Aula SMKS Bebunga Estate, Kotabaru.
Borneopos.com, Kotabaru — Dalam rangka memperkuat arah dan strategi pendidikan vokasi yang adaptif dan merata, SMKS Bebunga Estate menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Implementasi Program Pendidikan Inklusi dan Pembelajaran Berbasis Dunia Industri” selama dua hari, yakni pada tanggal 22 hingga 23 Juni 2025, bertempat di Aula SMKS Bebunga Estate
Baca Lainnya :
- Komitmen Kelola Lingkungan, Bupati Kotabaru Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah Nasional0
- Bupati Kotabaru Bangga, Maratus Soleha Siswi SMKN 1 Melaju ke Seleksi Paskibraka Tingkat Pusat0
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala SMKS Bebunga Estate, Rutqi, S.Sos., Gr., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan nyata dunia kerja sekaligus membangun sistem pembelajaran yang ramah dan inklusif bagi seluruh peserta didik.
“Kita ingin membangun sekolah yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tapi juga sekolah yang menerima dan mendampingi semua siswa, tanpa terkecuali,” ungkapnya., Selasa (24/6/2025).
Tiga narasumber utama dihadirkan dalam pelatihan ini, yaitu:
Prof. Dr. Amka, M.Si – Akademisi Universitas Lambung Mangkurat,
Drs. Agus Haris Purwito, MM – Pengawas SMK Wilayah Kotabaru - Tanah Bumbu Prov. Kalimantan Selatan,
Mahendra Yuda Lestiana, S.Kom – Praktisi pendidikan vokasi, yang membawakan materi tentang strategi optimalisasi mata pelajaran Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam menunjang keterampilan industri siswa.
Prof. Amka memaparkan pentingnya membangun budaya sekolah inklusif yang tidak hanya menerima, tetapi juga memfasilitasi seluruh latar belakang dan kebutuhan belajar siswa. Di sisi lain, Bapak Agus Haris menggarisbawahi perlunya sinkronisasi pembelajaran dengan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) agar lulusan SMK mampu menjawab tantangan lapangan kerja saat ini.
Materi PKL yang disampaikan Mahendra Yuda Lestiana, S.Kom, mengajak guru untuk menyusun skema dan menghitung jam mata pelajaran PKL yang terukur dan berorientasi pada hasil nyata, termasuk strategi penguatan kerja sama dengan mitra industri lokal.
Dengan partisipasi aktif dari para guru dan tenaga pendidik, kegiatan ini berhasil membangun dialog konstruktif untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang responsif terhadap keragaman siswa sekaligus kebutuhan pasar kerja.
Tema besar kegiatan ini adalah "Bekerja Bersama, Merangkul Semua untuk SMK Hebat" sebuah komitmen kolektif untuk menjadikan SMK sebagai ruang tumbuh yang inklusif, profesional, dan relevan terhadap zaman. (ril/red)
Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750












