- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Plt Kadis PUPR Kalsel, Yasin Toyib: Tukang Harus Memahami Soal K3 dan BPJS Ketenagakerjaan

Keterangan Gambar : ?Plt Kadis PUPR Kalsel, Yasin Toyib saat memasang helm pada seorang tukang saat lomba tenaga kerja konstruksi Indonesia tingkat provinsi Kalsel tahun 2025 di Banjarbaru, Senin (27/10/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi. Salah satunya melalui Lomba Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2025 di Banjarbaru, Senin (27/10/2025).
Baca Lainnya :
- Serius Lindungi Pekerja, Kabalai WASNAKER IV Kalsel Husni Thamrin Gagas Program *Sobat Pekerja*0
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Festival Akrab 20250
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari empat kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yaitu, Kabupaten Banjar, Tapin, HST dan Kota Banjarmasin. Mereka merupakan tenaga kerja konstruksi terbaik hasil seleksi di tingkat daerah yang siap menunjukkan kemampuan teknis dalam berbagai aspek pekerjaan konstruksi.
Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah digelar di tingkat kabupaten.
“Kemarin sudah pernah juga di tingkat kabupaten, salah satunya di Batola. Nah sekarang kita gelar di tingkat provinsi,” kata Yasin.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekedar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para tenaga kerja konstruksi di Banua.
“Dari lomba ini, yang utama kita harapkan adalah peningkatan kompetensi. Selain itu, kita dari Dinas PUPR juga mengkampanyekan dan mensosialisasikan pentingnya Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) bagi para pekerja,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa aspek keselamatan kerja menjadi salah satu fokus utama dalam lomba ini.
“Kita ingin para tukang juga memahami aturan-aturan yang berlaku dalam kegiatan konstruksi, termasuk soal keselamatan kerja dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Lomba ini menampilkan berbagai keterampilan teknis, salah satunya pembangunan miniatur rumah lengkap dengan struktur dasar seperti dinding, atap, instalasi listrik, dan sistem pembuangan air.
“Kalau rumah full bisa sampai satu bulan lebih pengerjaannya, jadi untuk lomba ini kita buat versi mini, tapi tetap lengkap sebagai percontohan,” ujar Yasin.
Meski baru diikuti empat daerah, Yasin berharap ke depan seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dapat berpartisipasi.
“Tahun ini sebenarnya rencananya ada 13 kabupaten/kota, namun karena waktu dan anggaran yang terbatas, hanya empat yang bisa ikut. Tahun depan kita harapkan semuanya bisa berpartisipasi,” harapnya.
Para pemenang lomba di tingkat provinsi ini nantinya akan mewakili Kalsel di ajang regional Kalimantan, untuk bersaing dengan tenaga kerja konstruksi terbaik dari provinsi lainnya di Pulau Kalimantan. (red/MCKalsel)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)








