- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
Plt Kadis PUPR Kalsel, Yasin Toyib: Tukang Harus Memahami Soal K3 dan BPJS Ketenagakerjaan

Keterangan Gambar : ?Plt Kadis PUPR Kalsel, Yasin Toyib saat memasang helm pada seorang tukang saat lomba tenaga kerja konstruksi Indonesia tingkat provinsi Kalsel tahun 2025 di Banjarbaru, Senin (27/10/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi. Salah satunya melalui Lomba Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2025 di Banjarbaru, Senin (27/10/2025).
Baca Lainnya :
- Serius Lindungi Pekerja, Kabalai WASNAKER IV Kalsel Husni Thamrin Gagas Program *Sobat Pekerja*0
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Festival Akrab 20250
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari empat kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yaitu, Kabupaten Banjar, Tapin, HST dan Kota Banjarmasin. Mereka merupakan tenaga kerja konstruksi terbaik hasil seleksi di tingkat daerah yang siap menunjukkan kemampuan teknis dalam berbagai aspek pekerjaan konstruksi.
Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah digelar di tingkat kabupaten.
“Kemarin sudah pernah juga di tingkat kabupaten, salah satunya di Batola. Nah sekarang kita gelar di tingkat provinsi,” kata Yasin.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekedar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para tenaga kerja konstruksi di Banua.
“Dari lomba ini, yang utama kita harapkan adalah peningkatan kompetensi. Selain itu, kita dari Dinas PUPR juga mengkampanyekan dan mensosialisasikan pentingnya Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) bagi para pekerja,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa aspek keselamatan kerja menjadi salah satu fokus utama dalam lomba ini.
“Kita ingin para tukang juga memahami aturan-aturan yang berlaku dalam kegiatan konstruksi, termasuk soal keselamatan kerja dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Lomba ini menampilkan berbagai keterampilan teknis, salah satunya pembangunan miniatur rumah lengkap dengan struktur dasar seperti dinding, atap, instalasi listrik, dan sistem pembuangan air.
“Kalau rumah full bisa sampai satu bulan lebih pengerjaannya, jadi untuk lomba ini kita buat versi mini, tapi tetap lengkap sebagai percontohan,” ujar Yasin.
Meski baru diikuti empat daerah, Yasin berharap ke depan seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dapat berpartisipasi.
“Tahun ini sebenarnya rencananya ada 13 kabupaten/kota, namun karena waktu dan anggaran yang terbatas, hanya empat yang bisa ikut. Tahun depan kita harapkan semuanya bisa berpartisipasi,” harapnya.
Para pemenang lomba di tingkat provinsi ini nantinya akan mewakili Kalsel di ajang regional Kalimantan, untuk bersaing dengan tenaga kerja konstruksi terbaik dari provinsi lainnya di Pulau Kalimantan. (red/MCKalsel)


Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
Berita KALSEL



.jpg)
.jpg)


.jpg)
1.jpg)




