- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Serius Lindungi Pekerja, Kabalai WASNAKER IV Kalsel Husni Thamrin Gagas Program *Sobat Pekerja*

Keterangan Gambar : Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan Daerah Wilayah IV Kalsel, Husni Thamrin S.Kom
Kotabaru, Borneopos.com - Upaya perlindungan terhadap pekerja di wilayah Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu terus menjadi atensi dan perhatian serius Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Wilayah IV.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Festival Akrab 20250
- Bapperida Gelar Workshop Dorong Akselerasi Kabupaten Sehat di Kotabaru0
Salah satu langkah konkrit yang digagas oleh Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Wilayah IV Husni Thamrin S.Kom adalah melalui "Supervisi dan Observasi Bagi Tenaga Kerja untuk Peningkatan K3 dan Norma Kerja (Sobat Pekerja)".
Kepada Borneopos.com, Senin (27/10/2025) Husni Thamrin S. Kom memaparkan lahirnya ide program "Sobat Pekerja" karena adanya berbagai persoalan ketenagakerjaan yang harus di selesaikan secara sistematis dan terstuktur.
"program "Sobat Pekerja" memetakan beberapa persoalan yang sering dijumpai dilapangan adalah rendahnya kesadaran pekerja terhadap keselamatan kerja, penerapan prosedur K3 yang belum merata, dan pengawasan lapangan yang tidak konsisten," terang Husni.
Selain itu kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan menyebabkan informasi mengenai risiko dan pelanggaran norma kerja sulit dipantau secara cepat.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, menurunkan produktivitas, serta melemahkan akuntabilitas dalam pengelolaan tenaga kerja.
Namun demikian, lanjut Husni, program "Sobat Pekerja" juga menawarkan solusi-solusi yang sangat mungkin dilakukan dan diterapkan, antara lain mencakup integrasi forum koordinasi pengawasan dengan kegiatan supervisi dan observasi rutin.
Strategi ini meliputi peningkatan kapasitas pengawas melalui pelatihan, penyusunan pedoman prosedur kerja berbasis risiko, dan pembinaan berkelanjutan bagi pekerja dan pengusaha.
Pendekatan ini diharapkan membuat pengawasan lebih responsif, meningkatkan kepatuhan K3, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif, sesuai kondisi yang diharapkan.
Diakhir penjelasannya, Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan Daerah Wilayah IV Kalsel Husni berharap melalui supervisi dan observasi yang terstruktur, program "Sobat Pekerja" dapat menjadi katalisator perubahan yang mendorong peningkatan kualitas pengawasan, penurunan angka keluhan, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah dalam bidang ketenagakerjaan.
"Rancangan aksi perubahan ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang bagi reformasi pengawasan ketenagakerjaan yang lebih inklusif, responsif, dan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Selatan," tutupnya.(red)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












