- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
- Banjarbaru Dorong Ekonomi Kreatif, Wali Kota Lisa Perkuat Sinergitas Dengan Menteri Ekraf RI
Serius Lindungi Pekerja, Kabalai WASNAKER IV Kalsel Husni Thamrin Gagas Program *Sobat Pekerja*

Keterangan Gambar : Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan Daerah Wilayah IV Kalsel, Husni Thamrin S.Kom
Kotabaru, Borneopos.com - Upaya perlindungan terhadap pekerja di wilayah Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu terus menjadi atensi dan perhatian serius Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Wilayah IV.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Festival Akrab 20250
- Bapperida Gelar Workshop Dorong Akselerasi Kabupaten Sehat di Kotabaru0
Salah satu langkah konkrit yang digagas oleh Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Wilayah IV Husni Thamrin S.Kom adalah melalui "Supervisi dan Observasi Bagi Tenaga Kerja untuk Peningkatan K3 dan Norma Kerja (Sobat Pekerja)".
Kepada Borneopos.com, Senin (27/10/2025) Husni Thamrin S. Kom memaparkan lahirnya ide program "Sobat Pekerja" karena adanya berbagai persoalan ketenagakerjaan yang harus di selesaikan secara sistematis dan terstuktur.
"program "Sobat Pekerja" memetakan beberapa persoalan yang sering dijumpai dilapangan adalah rendahnya kesadaran pekerja terhadap keselamatan kerja, penerapan prosedur K3 yang belum merata, dan pengawasan lapangan yang tidak konsisten," terang Husni.
Selain itu kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan menyebabkan informasi mengenai risiko dan pelanggaran norma kerja sulit dipantau secara cepat.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, menurunkan produktivitas, serta melemahkan akuntabilitas dalam pengelolaan tenaga kerja.
Namun demikian, lanjut Husni, program "Sobat Pekerja" juga menawarkan solusi-solusi yang sangat mungkin dilakukan dan diterapkan, antara lain mencakup integrasi forum koordinasi pengawasan dengan kegiatan supervisi dan observasi rutin.
Strategi ini meliputi peningkatan kapasitas pengawas melalui pelatihan, penyusunan pedoman prosedur kerja berbasis risiko, dan pembinaan berkelanjutan bagi pekerja dan pengusaha.
Pendekatan ini diharapkan membuat pengawasan lebih responsif, meningkatkan kepatuhan K3, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif, sesuai kondisi yang diharapkan.
Diakhir penjelasannya, Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan Daerah Wilayah IV Kalsel Husni berharap melalui supervisi dan observasi yang terstruktur, program "Sobat Pekerja" dapat menjadi katalisator perubahan yang mendorong peningkatan kualitas pengawasan, penurunan angka keluhan, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah dalam bidang ketenagakerjaan.
"Rancangan aksi perubahan ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang bagi reformasi pengawasan ketenagakerjaan yang lebih inklusif, responsif, dan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Selatan," tutupnya.(red)


Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
Berita Kotabaru

.jpg)
.jpg)

.jpg)


1.jpg)





