- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia, Diskominfo Banjarbaru Gelar Bimtek Visualisasi Data Statis
.jpg)
Keterangan Gambar : Bimtek visualisasi data statistik sektoral, Kamis (12/2/2026).
Baca Lainnya :
- Disdukcapil Banjarbaru Terima Predikat Zona Integritas Menuju WBK/WBBM0
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung 0
Kegiatan ini diikuti oleh 32 operator data dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Bimtek tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia serta memperkuat tata kelola data yang akurat, terstandar, dan terintegrasi.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam mengolah dan menyajikan data melalui visualisasi yang informatif, komunikatif, serta mudah dipahami. Data yang tersaji dengan baik diharapkan mampu mendukung proses perencanaan, monitoring, evaluasi, serta pengambilan kebijakan berbasis data.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Diskominfo yang diwakili Sekretaris Diskominfo, Ahmad Syarief Nizami, menegaskan bahwa di era digital, data memiliki peran strategis dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan. Namun, data harus disajikan secara jelas, informatif, dan mudah dipahami agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Visualisasi data yang baik akan mempercepat pemahaman, meningkatkan kualitas analisis, serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang berbasis data,” ujarnya.
Selain pemaparan mengenai visualisasi statistik sektoral, pada kesempatan ini juga mensosialisasikan mengenai sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan secara serentak pada bulan Mei hingga Juli 2026 oleh BPS kota banjarbaru.
.jpg)
.jpg)
Baca Lainnya :
- Dari 166 Titik, Banjarbaru Terpilih Jadi Lokasi Launching Sekolah Rakyat oleh Presiden RI0
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0




.jpg)









