- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia, Diskominfo Banjarbaru Gelar Bimtek Visualisasi Data Statis
.jpg)
Keterangan Gambar : Bimtek visualisasi data statistik sektoral, Kamis (12/2/2026).
Baca Lainnya :
- Disdukcapil Banjarbaru Terima Predikat Zona Integritas Menuju WBK/WBBM0
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung 0
Kegiatan ini diikuti oleh 32 operator data dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Bimtek tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia serta memperkuat tata kelola data yang akurat, terstandar, dan terintegrasi.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam mengolah dan menyajikan data melalui visualisasi yang informatif, komunikatif, serta mudah dipahami. Data yang tersaji dengan baik diharapkan mampu mendukung proses perencanaan, monitoring, evaluasi, serta pengambilan kebijakan berbasis data.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Diskominfo yang diwakili Sekretaris Diskominfo, Ahmad Syarief Nizami, menegaskan bahwa di era digital, data memiliki peran strategis dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan. Namun, data harus disajikan secara jelas, informatif, dan mudah dipahami agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Visualisasi data yang baik akan mempercepat pemahaman, meningkatkan kualitas analisis, serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang berbasis data,” ujarnya.
Selain pemaparan mengenai visualisasi statistik sektoral, pada kesempatan ini juga mensosialisasikan mengenai sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan secara serentak pada bulan Mei hingga Juli 2026 oleh BPS kota banjarbaru.
.jpg)
.jpg)
Baca Lainnya :
- Dari 166 Titik, Banjarbaru Terpilih Jadi Lokasi Launching Sekolah Rakyat oleh Presiden RI0
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0














