- Tekan Angka Pernikahan Dini Pemko Banjarbaru Gelar Dialog Kebijakan Publik
- Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia, Diskominfo Banjarbaru Gelar Bimtek Visualisasi Data Statis
- Disdukcapil Banjarbaru Terima Predikat Zona Integritas Menuju WBK/WBBM
- PUPR Kalsel Kembali Salurkan Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir Melalui Posko BPBD HSU
- Disbunnak Kalsel Gelar Rakortek Perencanaan Pembangunan Perkebunan dan Peternakan Tahun 2025
- Ratusan Pekerja Tambang PT. Hilcon Padati Siring Laut, Menunggu Jaswal RDP di DPRD Kotabaru
- Ambin Demokrasi | Penertiban Baliho, *JANGAN SAMUNYAAN DITAGUK*
- Aksi Nyata Indocement Tarjun Cetak Generasi Sehat Dengan Cegah Stunting di Kelumpang Hilir
- Percepat TLHP, Inspektorat Kotabaru Luncurkan Aplikasi E-Hebat
- Pemkab Kotabara Laksanakan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M
Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia, Diskominfo Banjarbaru Gelar Bimtek Visualisasi Data Statis
.jpg)
Keterangan Gambar : Bimtek visualisasi data statistik sektoral, Kamis (12/2/2026).
Baca Lainnya :
- Disdukcapil Banjarbaru Terima Predikat Zona Integritas Menuju WBK/WBBM0
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung 0
Kegiatan ini diikuti oleh 32 operator data dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Bimtek tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia serta memperkuat tata kelola data yang akurat, terstandar, dan terintegrasi.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam mengolah dan menyajikan data melalui visualisasi yang informatif, komunikatif, serta mudah dipahami. Data yang tersaji dengan baik diharapkan mampu mendukung proses perencanaan, monitoring, evaluasi, serta pengambilan kebijakan berbasis data.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Diskominfo yang diwakili Sekretaris Diskominfo, Ahmad Syarief Nizami, menegaskan bahwa di era digital, data memiliki peran strategis dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan. Namun, data harus disajikan secara jelas, informatif, dan mudah dipahami agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Visualisasi data yang baik akan mempercepat pemahaman, meningkatkan kualitas analisis, serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang berbasis data,” ujarnya.
Selain pemaparan mengenai visualisasi statistik sektoral, pada kesempatan ini juga mensosialisasikan mengenai sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan secara serentak pada bulan Mei hingga Juli 2026 oleh BPS kota banjarbaru.
.jpg)
.jpg)
Baca Lainnya :
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0
- Wali Kota Lisa Halaby Lantik Pengurus KEK Banjarbaru 0
Berita BANJARBARU

.jpg)
1.jpg)







