- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Dukung Pembinaan Atlet Voli Usia Dini Lewat Anggaran
Peringati HUT Ke-74, Kotabaru Dikepung Banjir Lagi

Keterangan Gambar : Jalan H. Agusalim
Hujan deras yang melanda Kotabaru, Sabtu pagi (1/6/2024) tepat nya di Kecamatan Pulau Laut Utara, Sigam Kabupaten Kotabaru mengakibatkan beberapa ruas jalan utama dipusat Kabupaten ini tergenang air.
Baca Lainnya :
- Doa Dan Sholat Hajat, Sambut HUT Kotabaru ke-740
- Dua Pengedar Sabu, Warga Desa Batuah Kotabaru Di Ringkus Polisi0
Pantauan media ini dilapangan jalan tersebut antara lain, Jl. H. Agusalim, Jalan Veteran, Jl. Hasan Basri, Jl. M. Alwi, Jln. Raya Stagen, dan lainnya.

Depan kantor Disdukcapil
Menurut beberapa warga yang ditemui Borneo Pos dilapangan, bahwa hujan masih belum terlalu lama, namun air sudah mengenangi aspal.
"ini karena parit, drainase nya kotor atau buntu, karena tertutup lumpur dan juga sampah," ujar salah satu warga yang tak mau namanya di sebut.
Warga ini berharap pemerintah bisa membantu menormalisasi parit atau membuat parit/drainase yang lebih layak agar saat hujan deras air langsung di alirkan ke sungai.
Senana dengan itu, Wardiah warga Desa semayap juga mengatakan bahwa parit di sepanjang jalan, mulai dari depan SMPN 1 Kotabaru sampai ke Stagen (simpang bandara) parit banyak yang buntu dan tidak berfungsi.
"Parit banyak yang buntu dan banyak sampah, sebagian juga ada yang ditimbun oleh pemilik rumah jadi jalan masuk" ucapnya.
Tepat hari ini, Kamis (1/6/24) Kabupaten Kotabaru merayakan HUT ke-74.
Banyak Keberhasilan sudah diraih oleh Pemkab Kotabaru, mulai penghargaan dari Kementrian Hukum dan HAM, Kementrian Kesehatan dan lainnya.
Namun untuk masalah klasik, yaitu banjir saat musim hujan hingga kini belum tertangani.
Beberapa penyebab antara lain, buruknya sistim drainase dan resapan air kawasan perkotaan, penebangan pohon, penambangan ilegal, kapasitas sungai yang kecil dan tata kelola tata ruang yang kurang berorientasi pada lingkungan.
Dinas terkait, seperti PUPR, DLHD dan Perkim Kotabaru mestinya lebih peka dan tanggap terhadap persoalan warga, serta rajin turun ke lapangan. (red*)

Baca Lainnya :
- Kapolres Kotabaru Lantik Kasat Lantas Baru, IPTU Dewi Febriani0
- BLK Kotabaru Latih 96 Orang Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 20240
Berita Lingkungan


.jpg)











