- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
Pemkab Kotabaru Ajak Pengusaha Investasi Hotel Di Depan Obyek Wisata Siring Laut

Keterangan Gambar : Eks Kantor Bupati, lokasi di depan Siring Laut Kotabaru
Pindahnya kantor Bupati kearea perkatoran baru di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara sejak 17 Januari 2024 lalu, membuat kantor Bupati lama, yang berada tepat didepan obyek wisata Siring Laut kosong.
Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan wawancara dengan media, Sekdakab Kotabaru mengungkap adanya rencana pemerintah Daerah untuk pemanfaatan gedung eks Kantor Bupati menjadi hotel.
Baca Lainnya :
- DLH Kotabaru Gandeng Sebuku Coal Group Sukseskan HBS 20240
- Peringatan Hari Bumi 2024, DLH Kotabaru Apresiasi Mubadala Energy0
"Memang ada rencana eks Kantor Bupati di Jl.Pengeran Indra Kesuma Negara akan kita jadikan hotel" Ungkap Said Akhmad, Senin (22/04/2024) di Pendopo Hutan Meranti.
Namun demikian, kata Said, ini nanti kebijakan bapak Bupati, karena pembangunan hotel benar-benar harus diperhitungan dengan matang, baik untung dan ruginya.
Selanjutnya Said Akhmad mengungkapkan rencana untuk menggandeng pihak ketiga atau investor dalam pembangunan hotel tersebut.
"Kalau Pemkab Kotabaru yang membangun hotel, ini agak sulit, karena biaya pembangunan sangat mahal, karena itu pemerintah daerah akan mengandeng investor, selain itu pekerjaan Pemkab untuk melayani masyarakat, masih sangat banyak yang harus diselesaikan," ujar Said
Saat ini, ujar Said, pemkab Kotabaru sudah melakukan penjajakan dengan pihak Aston Hotel, terkait penggunaan merk/brand Aston, sedangkan untuk pembangunannya kita tetap harus mencari investor.
"Kita menggunakan merk/bran Aston karena kita tahu bahwa aston memiliki jaringan layanan hotel dan paket wisata yang sangat lengkap, yang tersebar di Indonesia maupun di luar negri," tutur Said.
Diakhir penjelasannya Sekdakab Kotabaru berharap segera mendapatkan pihak ketiga yang mau investasi hotel di Kotabaru.
'Terkait skema kerjasamnya, akan dicari pola yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak, seperti skema bagi hasil, pemerintah berinvestasi di tanah, sedang investor di bangunan" tutup Said.(red*)
Baca Lainnya :
- Seminar Lingkungan, Dinas LH Kotabaru : Potensi Budidaya Sorgum Di Lahan Pasca Tambang0
- Peringatan Hari Bumi 2024, DLH Kotabaru Apresiasi Mubadala Energy0
Berita KALSEL



.jpg)
.jpg)


.jpg)
1.jpg)




