- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Seminar Lingkungan, Dinas LH Kotabaru : Potensi Budidaya Sorgum Di Lahan Pasca Tambang

Keterangan Gambar : Seminar Lingkungan dalam rangka HBS 2024
Baca Lainnya :
- HBS 2024 : Kepala DLH Kotabaru Apresiasi Indocement0
- Dua Pemancing Yang Hilangkan Di Sungai Sampanah Ditemukan Meninggal0
Borneo Pos, Kotabaru - Pada peringatan Hari Bumi se Dunia tahun 2024 di Kabupaten Kotabaru telah di laksanakan bersama-sama penanaman pohon dan mengikuti sosialisasi lingkungan yang mengambil tema "POTENSI BUDIDAYA SORGUM DI LAHAN TIDUR DAN LAHAN PASCA TAMBANG SEBAGAI SUMBER PANGAN BERKELANJUTAN" yang disampaikan oleh Bpk Ir. Anton Kuswoyo, S.Si, MT, M.Pt. akademisi dari Poltek Tanahlaut sekaligus kandidat Doktor bidang Sorgum di Institut Pertanian Bogor.
Seperti di ketahui, Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Kotabaru memiliki potensi Sumber Daya Alam berupa lahan pasca tambang maupun lahan tidur yang luas dan potensial untuk dikembangkan pada bidang pertanian khususnya sorgum yang mana dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan, pakan, maupun energi, bahkan untuk reklamasi maupun pengurangan emisi CO2, yang sangat besar kontribusinya dalam pemanasan global.
Disela-sela kegiatan, Sekda Kotabaru, Said Akhmad mengatakan bahwa prospek budidaya sorgum ini sangat bagus jika di kembangkan di Kotabaru, karena lahan kita masih sangat luas.
"Budidaya Sorgum dikotabaru harus benar-benar dihitung secara cermat, berapa biaya produksi per hektar, kemudian berapa hasilnya, jangan sampai nanti petani yang nanam sorgum jadi merugi" ungkap Said.
Lebih Juah Said mengungkapkan selain Budidayanya, tentu pemasaran sorgum ini juga harus dicermati, jangan sampai, waktu panen gak ada yang beli, namun demikian secara prinsip pemerintah mendukung budidaya sorgum ini, dengan catatan harus dilakukan kajian secara komprehensif agar tidak merugikan masyarakat.
Senada dengan atasnanay, Kepala Dinas LH Kotabaru, Muhammad Maulidiansyah mengungkapkan upaya penanaman dan budidaya sorgum ini sangat, kami sangat mendukung, tindaklanjutnya secaravtahnis nanti kami berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
"Lahan-lahan mana saja yang bisa dijadikan Demplot untuk pengembangan sorgum serta tehnis pendampingannya seperti apa, nanti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang paling memahami" ungkapnya.
Lebih jauh Maulidiansyah menerangkan bahwa kami dari Dinas LH akan membantu mengkampanyekan dan mempromosikan terkait budidaya dan pengembangan sorgum ini.
"Mudahan lahan-lahantidur, kritis dan tidak berdaya guna bisa dimanfaatkan untuk ditanam sorgum, kerena selain manfaat ekonomi tanaman sorgum juga efektif menyerap emisi CO², sehingga bisa mengurangi polusi udara dan pemanasan global" tutup Maulid.


Baca Lainnya :
- Kadis PUPR Kotabaru, Astuti : Soal Mobil Ringsek, Silahkan Hubungi Humas PUPR0
- Dua Pemancing Yang Hilangkan Di Sungai Sampanah Ditemukan Meninggal0



.jpg)










