- Pembangunan Jembatan Kotabaru–Tanah Bumbu Terus Digenjot, 2026 Pemprov Kalsel Kucurkan 750 Miliar
- Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkab Kotabaru Gelar Pasar Murah
- Apel Kesadaran Nasional, Sekda Kotabaru: Tetap Semangat Kerja Saat Puasa
- Jelang Ramadhan 2026, Pemko Banjarbaru Hadirkan Sembako Murah
- Wagub Kalsel Apresiasi Konsolidasi IKA UNAIR Kalsel, Dorong Peran Strategis Alumni bagi Pembangunan
- Kasus Pembatalan Sertipikat Tanah Transmigrasi di Kotabaru, Menteri Nusron Akan Kembalikan Hak Masya
- Mediasi Sengkata Lahan Warga Eks Transmigran Desa Bekambit dengan PT SSC Belum Capai Kata Sepakat
- Opini | Effendy, Ikhtiar Membangun Intelektual Organik
- Saijaan Futsal Championship 2026 Tuntas, MKS Reborn Raih Juara Satu
- Program Gemarikan, Dislautkan Kalsel Dorong Konsumsi dan Promosi Produk Olahan Ikan Khas Banjar
Pembangunan Jembatan Kotabaru–Tanah Bumbu Terus Digenjot, 2026 Pemprov Kalsel Kucurkan 750 Miliar

Keterangan Gambar : suasana proyek pembangunan jembatan Kotabaru - Tanah Bumbu.
Banjarbaru, Borneopos.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan pembangunan Jembatan Pulau Laut sebagai salah satu janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin-Hasnuryadi Sulaiman.
Baca Lainnya :
- Apel Kesadaran Nasional, Sekda Kotabaru: Tetap Semangat Kerja Saat Puasa0
- Wagub Kalsel Apresiasi Konsolidasi IKA UNAIR Kalsel, Dorong Peran Strategis Alumni bagi Pembangunan 0
Proyek strategis yang menghubungkan daratan Kalimantan dengan
Pulau Laut tersebut kini memasuki tahapan lanjutan setelah paket pekerjaan
Tahun Anggaran 2025 dinyatakan rampung 100 persen.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang
Bina Marga, Robby Cahyadi, menyampaikan bahwa paket pekerjaan tahun 2025 telah
selesai tepat pada 18 Februari 2026, setelah mendapatkan tambahan waktu 50 hari.
“Pekerjaan
untuk paket tahun anggaran 2025 sudah selesai 100 persen per hari ini. Tambahan
waktu yang diberikan telah dimanfaatkan untuk menuntaskan seluruh item
pekerjaan,” ujar Robby di ruang kerjanya, Banjarbaru, Rabu (18/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan proses
lelang untuk kelanjutan pembangunan melalui skema kontrak tahun jamak
(multiyears) selama tiga tahun, yakni 2026 hingga 2028. Paket multiyears
tersebut akan mencakup pekerjaan jembatan pendekat dari dua sisi, yakni dari
wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.
![]()

Untuk Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
mengalokasikan anggaran sebesar Rp750 miliar guna mendukung pembangunan dari
kedua sisi, baik Tanah Bumbu maupun Kotabaru. Sementara itu, total nilai paket
multiyears yang dikelola Pemprov Kalsel selama tiga tahun diperkirakan mencapai
sekitar Rp2,25 triliun.
Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan
Nasional Kalimantan Selatan yang berada di bawah naungan Kementerian Pekerjaan
Umum juga telah berkontrak untuk pengerjaan bentang tengah jembatan. Nilai
paket dari pemerintah pusat tersebut mencapai sekitar Rp3 triliun.
Robby menambahkan, sinergi dan pelaksanaan pekerjaan secara
paralel antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat diharapkan dapat
mempercepat penyelesaian proyek secara keseluruhan.
![]()
“Dengan kegiatan multiyears ini dan dukungan dari kementerian
untuk bentang tengah, harapannya tahun 2028 nanti pembangunan Jembatan Pulau
Laut bisa selesai,” tutupnya.
Pembangunan Jembatan Pulau Laut diharapkan menjadi pengungkit
pertumbuhan ekonomi, memperlancar konektivitas logistik, serta membuka akses
yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan Kalimantan
Selatan. (red/mckls)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita KALSEL






.jpg)




