- Dishub Kalsel Siapkan Pola Baru Operasional BRT Banjarbakula
- Implementasikan Visi Gubernur Kalsel, Taman Budaya Kalsel Rutinkan Aksi Gotong Royong
- Perkuat Ketahanan Pangan, TNI AL Bersama DPKP Kalsel Kembangkan Pertanian Terpadu
- RUPS Tahunan Indocement Setujui Pembagian Dividen Rp1,54 Triliun atau Rp468 per Lembar Saham
- Sah! Andi Rustianto Dilantik Jadi Ketum KNPI Provinsi Kalsel
- Dishut Kalsel Perkuat Pengamanan Hutan dan Kesiapsiagaan Karhutla 2026
- Dishut Kalsel dan Tenaga Ahli Gubernur Sinkronkan Strategi Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan
- Pemkab Kotabaru Sambut Tim Penilai PK2D Provinsi Kal-Sel
- Kalimantan Dikepung 9.853 Titik Panas Menjelang El Nino
- Pemkab Kotabaru Peringati Harkitnas ke-118 dan HUT Proklamasi ALRI Divisi IV
Pembangunan Jembatan Kotabaru–Tanah Bumbu Terus Digenjot, 2026 Pemprov Kalsel Kucurkan 750 Miliar

Keterangan Gambar : suasana proyek pembangunan jembatan Kotabaru - Tanah Bumbu.
Banjarbaru, Borneopos.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan pembangunan Jembatan Pulau Laut sebagai salah satu janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin-Hasnuryadi Sulaiman.
Baca Lainnya :
- Apel Kesadaran Nasional, Sekda Kotabaru: Tetap Semangat Kerja Saat Puasa0
- Wagub Kalsel Apresiasi Konsolidasi IKA UNAIR Kalsel, Dorong Peran Strategis Alumni bagi Pembangunan 0
Proyek strategis yang menghubungkan daratan Kalimantan dengan
Pulau Laut tersebut kini memasuki tahapan lanjutan setelah paket pekerjaan
Tahun Anggaran 2025 dinyatakan rampung 100 persen.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang
Bina Marga, Robby Cahyadi, menyampaikan bahwa paket pekerjaan tahun 2025 telah
selesai tepat pada 18 Februari 2026, setelah mendapatkan tambahan waktu 50 hari.
“Pekerjaan
untuk paket tahun anggaran 2025 sudah selesai 100 persen per hari ini. Tambahan
waktu yang diberikan telah dimanfaatkan untuk menuntaskan seluruh item
pekerjaan,” ujar Robby di ruang kerjanya, Banjarbaru, Rabu (18/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan proses
lelang untuk kelanjutan pembangunan melalui skema kontrak tahun jamak
(multiyears) selama tiga tahun, yakni 2026 hingga 2028. Paket multiyears
tersebut akan mencakup pekerjaan jembatan pendekat dari dua sisi, yakni dari
wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.
![]()

Untuk Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
mengalokasikan anggaran sebesar Rp750 miliar guna mendukung pembangunan dari
kedua sisi, baik Tanah Bumbu maupun Kotabaru. Sementara itu, total nilai paket
multiyears yang dikelola Pemprov Kalsel selama tiga tahun diperkirakan mencapai
sekitar Rp2,25 triliun.
Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan
Nasional Kalimantan Selatan yang berada di bawah naungan Kementerian Pekerjaan
Umum juga telah berkontrak untuk pengerjaan bentang tengah jembatan. Nilai
paket dari pemerintah pusat tersebut mencapai sekitar Rp3 triliun.
Robby menambahkan, sinergi dan pelaksanaan pekerjaan secara
paralel antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat diharapkan dapat
mempercepat penyelesaian proyek secara keseluruhan.
![]()
“Dengan kegiatan multiyears ini dan dukungan dari kementerian
untuk bentang tengah, harapannya tahun 2028 nanti pembangunan Jembatan Pulau
Laut bisa selesai,” tutupnya.
Pembangunan Jembatan Pulau Laut diharapkan menjadi pengungkit
pertumbuhan ekonomi, memperlancar konektivitas logistik, serta membuka akses
yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan Kalimantan
Selatan. (red/mckls)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0






.jpg)




