Pansus LKPJ Tinjau Proyek Pasar Pagi Samarinda, Deni Hakim Anwar: ini Akan Jadi Ikon Baru Kota

Reported By Pimred Borneo Pos 21 Apr 2025, 17:09:21 WIB KALTIM
Pansus LKPJ Tinjau Proyek Pasar Pagi Samarinda, Deni Hakim Anwar: ini Akan Jadi Ikon Baru Kota

Keterangan Gambar : Pansus LKPJ Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2024 saat melakukan peninjauan pasar pagi Samarinda, Senin (21/4/2025).



Samarinda, Borneopos.com — Suasana Minggu pagi di kawasan pasar pagi Samarinda berbeda dari biasanya. Bukan hiruk pikuk pedagang dan pembeli yang memenuhi area itu, melainkan deretan helm proyek dan rompi lapangan milik rombongan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2024 yang tengah melakukan peninjauan langsung, Senin (21/4/2025).


Baca Lainnya :

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Pansus LKPJ, Deni Hakim Anwar, sebagai bagian dari evaluasi terhadap penggunaan anggaran tahun sebelumnya sekaligus memantau progres pembangunan lanjutan pasar pagi yang digadang menjadi ikon baru perdagangan modern di Kota Tepian.


“Pada tahap pertama pembangunan, yang meliputi pekerjaan pondasi dan struktur bangunan, semuanya sudah tuntas 100 persen. Memang sempat ada tiga kali adendum karena perluasan lahan dan penyesuaian dengan aliran sungai di sekitar lokasi, tapi secara keseluruhan sudah rampung sesuai anggaran,” ujar Deni.


Saat ini proyek revitalisasi pasar pagi telah memasuki tahap kedua yang berfokus pada pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan penyelesaian interior.


Beberapa bagian yang tengah dikerjakan antara lain pemasangan keramik, pembuatan los dan kios, serta pemasangan fasilitas lift.


Tahap kedua ini menelan anggaran sebesar Rp152 miliar dan ditargetkan rampung pada Oktober 2025. 


“Progres tahap dua memang baru sekitar 10 persen karena masih menunggu pengadaan material dari luar daerah, seperti keramik,” imbuh Deni.


Dari hasil peninjauan, Deni menilai bangunan Pasar Pagi dirancang dengan struktur yang sangat memperhatikan aspek kekuatan dan keamanan. Pondasi dibangun menggunakan metode bor hingga kedalaman 60 meter untuk memastikan konstruksi kokoh dan tahan lama.


“Fasad bangunannya terlihat rapi dan kokoh. Ini bukan hanya akan menjadi pasar modern yang bersih dan tertata, tapi juga simbol kemajuan Kota Samarinda. Kita ingin Pasar Pagi menjadi ikon yang tak kalah dengan kota besar lain seperti Jakarta,” tuturnya.


Pasar yang dirancang memiliki tujuh lantai ini juga dilengkapi fasilitas memadai, termasuk dua unit lift di bagian depan dan belakang serta area parkir yang mampu menampung sekitar 105 mobil dan 705 sepeda motor.


Meskipun progres tahap kedua masih berjalan, Pansus LKPJ menilai pelaksanaan anggaran tahun 2024 untuk proyek ini sudah berjalan sesuai ketentuan. Adapun pembiayaan untuk tahap lanjutan dialokasikan dalam APBD tahun 2025.


“Kita berharap pasar ini tidak hanya modern dan bersih, tapi juga aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan. Ini harus menjadi kebanggaan warga Samarinda,” pungkas Deni. (red/ADV)

Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment