- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Meski Pasar Semen Nasional Lesu, Indocement Cetak Laba Bersih Rp2,2 Triliun di 2025

Keterangan Gambar : ?PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. melaporkan kinerja keuangan yang tangguh sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,24 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 12,0% dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun kondisi pasar semen domestik sedang mengalami kontraksi. Pasar semen domestik secara keseluruhan mengalami penurunan sebesar -2,2% pada tahun 2025.
Kotabaru, Borneopos.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. melaporkan kinerja keuangan yang tangguh sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,24 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 12,0% dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun kondisi pasar semen domestik sedang mengalami kontraksi. Pasar semen domestik secara keseluruhan mengalami penurunan sebesar -2,2% pada tahun 2025. Penurunan ini terutama dipicu oleh anjloknya permintaan semen curah sebesar -8,3% akibat pengurangan anggaran Pemerintah untuk proyek infrastruktur. Sebaliknya, pasar semen kantong masih menunjukkan pertumbuhan tipis sebesar +0,5%. Volume penjualan domestik Indocement sendiri tercatat turun sebesar -4,2%. Meski demikian, perusahaan berhasil menjaga pangsa pasar domestik di level 29,1% dengan total volume penjualan (semen dan klinker) mencapai 19,9 juta ton. Pertumbuhan ekspor yang melonjak tajam sebesar +73,9% menjadi penyeimbang di tengah lesunya pasar dalam negeri.
Baca Lainnya :
- TPP Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Kalsel hingga 24 April0
- Menteri LH Puji Lisa Halaby, Rubah Sistim Pembuangan Sampah Open Dumping di TPA Banjarbaru0
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Indocement dalam memperkuat infrastruktur dan jaringan distribusinya: • Akuisisi Terminal: Perusahaan memperluas jangkauan dengan mengakuisisi dua terminal semen milik Semen Bosowa di Siawung (Sulawesi Selatan) dan Lombok
• Keberlanjutan Energi: Pemakaian bahan bakar alternatif meningkat dari 21,4% menjadi 29,0%. Hal ini selaras dengan penurunan emisi CO² Scope 1 menjadi 512 kg CO²/ton ekuivalen semen. Pendapatan neto Perseroan tercatat sebesar Rp17,7 triliun, turun 4,4% dibandingkan tahun 2024. Namun, berkat efisiensi pada beban pokok pendapatan dan adanya keuntungan dari divestasi pembentukan usaha patungan sebesar Rp670 miliar, margin laba usaha berhasil naik menjadi 15,3%.
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru














