- Perkuat Ekosistem Digital, Diskominfo Kalsel Hadiri Forkomsanda di DIY
- Dispora Kalsel Bekali Wirausaha Muda Kuasai Strategi Pemasaran Digital
- RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital
- WALHI Kalsel Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru, Dorong Generasi Muda Raih Prestasi
- Kadispapora Hadiri Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru
- SLB-C Pembina Lahirkan Kemandirian Siswa Melalui Program Vokasi Berprestasi Internasional
- Hari Jadi ke-76 Kalsel Akan Dipusatkan di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
- Jaga Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- Dispora Kalsel Siapkan Pelatihan Wasit dan Juri untuk Tingkatkan Mutu Tenaga Keolahragaan
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Dinkes Kalsel Dorong Optimalisasi Pemeliharaan Alat Kesehatan

Keterangan Gambar : Dinkes Kalsel Dorong Optimalisasi Pemeliharaan Alat Kesehatan, Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pertemuan Optimalisasi Pemeliharaan Alat Kesehatan di Fasilitas Layanan Kesehatan Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan pemeliharaan alat kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Baca Lainnya :
- Disparpora Promosikan Destinasi Wisata Kotabaru di Expo Saijaan 20260
- Rudi Nugraha: Prioritas Kami Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Bumi Saijaan0
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan bahwa alat kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Ketersediaan alat kesehatan yang memadai sangat membantu tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan berkualitas kepada masyarakat.
Menurut Diauddin, keberadaan alat kesehatan harus diimbangi dengan pengelolaan dan pemeliharaan yang baik agar alat selalu siap digunakan, berfungsi optimal, memiliki usia pakai yang lebih panjang, serta mampu menjamin keselamatan pasien maupun petugas kesehatan.
“Memiliki alat kesehatan yang lengkap saja tidak cukup. Alat tersebut harus dipelihara secara baik dan berkelanjutan agar tetap berfungsi optimal dan dapat mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya di Banjamasin, Selasa (9/6/2026)
Diauddin mengungkapkan, saat ini masih terdapat sejumlah tantangan dalam pemeliharaan alat kesehatan, di antaranya keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis, belum optimalnya pelaksanaan pemeliharaan preventif, serta pencatatan dan dokumentasi pemeliharaan maupun kalibrasi yang masih perlu ditingkatkan.
“Apabila kondisi ini tidak ditangani secara serius, maka dapat berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan dan berpotensi menimbulkan risiko terhadap keselamatan pasien,” katanya.
Melalui pertemuan ini, Diauddin berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, monitoring, hingga evaluasi pemeliharaan alat kesehatan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, berbagi pengalaman, serta memperkuat koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan.
Ia menegaskan pentingnya komitmen bersama dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan hasil pertemuan dalam pengelolaan alat kesehatan di masing-masing instansi.
“Dengan pemeliharaan alat kesehatan yang baik dan berkelanjutan, fungsi alat dapat tetap optimal, biaya perbaikan dapat ditekan, dan yang paling penting adalah pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus meningkat kualitasnya,” pungkas Diauddin.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











