- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK

Keterangan Gambar : Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA/SMK
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Aplikasi E-Absen dan E-Performance bagi admin sekolah jenjang SMA dan SMK se-13 kabupaten/kota di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, Rabu (29/7/2026).
Baca Lainnya :
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat 0
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel0
Kegiatan tersebut menghadirkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan sebagai narasumber utama. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman para admin dalam mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi, mewujudkan sistem kerja yang transparan dan akuntabel, serta mendukung percepatan transformasi digital menuju birokrasi berbasis paperless.
Kepala Diskominfo Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, mengatakan penerapan aplikasi E-Absen dan E-Performance merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis digital.
“Ini adalah salah satu upaya kita dalam meningkatkan pembangunan digital. Jadi semua diarahkan menuju sistem paperless. Dengan memanfaatkan sistem seperti ini, mudah-mudahan seluruh kegiatan, baik disiplin maupun kinerja, dapat terukur secara efektif dan efisien,” ujar Muslim.
Ia menjelaskan, pemanfaatan teknologi tersebut juga berkaitan langsung dengan pengelolaan kepegawaian, termasuk penentuan hak keuangan aparatur sipil negara (ASN) seperti pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang disesuaikan dengan capaian kinerja masing-masing.
Menurutnya, disiplin dan kehadiran ASN, baik yang bekerja dari kantor (Work From Office/WFO) maupun dari lokasi lain sesuai ketentuan (Work From Home/WFH), tetap dipantau melalui sistem terintegrasi APIK Kinerja Kalimantan Selatan.
“Pemerintah mendorong agar kinerja tetap terukur. Jika berkaitan dengan kehadiran, baik WFO maupun WFH, tentu ada indikator yang menunjukkan bahwa pegawai telah melakukan kehadiran sesuai ketentuan,” jelasnya.
Muslim menambahkan, keberhasilan implementasi sistem digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada peran admin sebagai pengelola aplikasi. Karena itu, diperlukan pemahaman yang baik agar pengelolaan data kehadiran dan kinerja dapat dilakukan secara akurat sehingga meminimalkan kesalahan teknis maupun administratif yang berpotensi merugikan pegawai.
Ia berharap sosialisasi dan pendampingan terhadap seluruh perangkat daerah terus dilakukan agar pemanfaatan aplikasi E-Absen dan E-Performance semakin optimal serta mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, transparan, dan berintegritas.
“Harapannya, sosialisasi ini dapat dipahami dengan baik sehingga pemanfaatan aplikasi menjadi lebih optimal, kinerja dapat dipertanggungjawabkan, dan seluruh proses berlangsung secara transparan,” pungkasnya.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250











