- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Maksimalkan Penanggulangan Kebakaran di Pulau Laut Tengah, Akbar Usulkan Pengadaan UPT Damkar

Keterangan Gambar : Muhammad Muhdi Akbar, Sekcam Pulau Laut Tengah saat berbincang dengan jurnalis Borneo Pos di kantornya, Selasa (22/7/2025).dengan latar kebakaran di Desa Selaru.
Kotabaru, Borneopos.com - Musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (21/7/2025) sekitar jam 17.00 Wita di Desa Selaru Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru menghancurkan 1 buah rumah kayu beserta isinya.
Baca Lainnya :
- Kimoru Community Gandeng Disparpora Kotabaru Hidupkan Kegiatan Event Pariwisata0
- Dua Atlet Kotabaru Harumkan Indonesia di Kejuaraan Tirak International Taekwondo Bangkok0
Menurut beberapa warga dilokasi kejadian mengatakan bahwa kebakaran itu mungkin bisa segera diatasi sebelum api membesar dan membakar habis rumah, jika pemadam kebakaran lebih awal tiba kelokasi.
Terkait keluhan warga desa Selaru atas musibah kebakaran serta bercermin dari beberapa kasus kebakaran yang di Pulau Laut Tengah, yang mana Pemadam kebakaran dari pusat Kotabaru lambat tiba di lokasi kebakaran karena jarak tempuh yang jauh, jurnalis Borneo Pos mencoba melakukan konfirmasi ke Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pulau Laut Tengah.
Dalam penjelasannya, Sekcam Pulau Laut Tengah Muhammad Muhdi Akbar S.ST, Selasa (22/7/2025) di kantornya memgatakan bahwa pihak kecamatan memahami keluhan warga tersebut dan sangat berempati akan hal tersebut.
"Kami sangat memahami akan keluhan warga ini, perlu kami sampaikan bahwa pihak kecamatan beberapa bulan lalu telah berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten, terkait usulan pengadaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran di Kecamatan Pulau Laut Tengah," terang Akbar.
Lebih lanjut Akbar menuturkan, beberapa kejadian (insiden) kebakaran yang terjadi di Pulau Laut Tengah memang akan terlambat penanganan dari Unit Pemadam Kabupaten karena waktu tempuh dari pusat Kotabaru ke Pulau Laut Tengah lebih kurang 1 jam, dengan jarak tempuh terjauh 75 KM.
Ia menambahkan, karena jarak yang cukup jauh tersebut maka api sempat menghabiskan rumah atau bangunan yang terbakar, karena itu kami mengusulkan ke pemerintah Kabupaten untuk mengadakan UPT Pemadam Kebakaran di Pulau Laut Tengah yang cakupan pelayanannya mungkin bisa sampai ke Kecamatan Pulau Laut Barat dan sekitarnya.
"Mudahan usulan kami dari Kecamatan Pulau Laut Tengah direspon dan disetujui oleh pemerintah kabupaten. Kami juga berencana, jika nanti ada UPT Damkar, kami akan membentuk relawan BALAKAR (Barisan Relawan Pemadam Kebakaran) di tiap desa, sehingga jika terjadi keadaan darurat atau kejadian bencana alam lainnya, dapat segera dilakukan penanganan awal dengan maksimal," tutup Akbar. (red)
Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0














