- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Lestarikan Budaya Dayak, Pemkab. Kotabaru Hadiri Acara Adat Bawanang di Desa Laburan

Keterangan Gambar : Asisten I, Minggu Basuki saat menghadiri acara Adat Bawanang Laburan di Desa Laburan Kotabaru, Sabtu (4/10/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya dalam menjaga, dan melestarikan tradisi budaya lokal, dengan menghadiri acara Adat Bawanang Laburan di Desa Laburan, Kecamatan Kelumpang Hulu, Sabtu (04/10/2025).
Baca Lainnya :
- Turunkan Angka Kemiskinan, Pemkab Kotabaru Laksanakan Intervensi Warga Miskin Produktif0
- Menuju Sistim Pemerintahan Digital, Diskominfo Kalsel Integrasikan E-Performance dan E-Ijamkes0
Rombongan Bupati Kotabaru yang dalam hal ini diwakili Asisten I Setda Kotabaru didampingi Camat Kelumpang Hulu, kehadiran tersebut, memperlihatkan keseriusan Pemerintah Daerah dalam membangun kedekatan dengan masyarakat yang ada di Desa Laburan.
Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H.Minggu Basuki,. M. AP menegaskan, bahwa Bawang Laburan, bukan sekedar ritual budaya, melainkan manifestasi identitas dan spritualitas masyarakat Desa Laburan yang harus dijaga dan dilestarikan.
“Kita hadir disini sebagai wujud, bahwa kita juga ikut turut melestarikan upacara adat tersebut, dengan harapan, tahun-tahun beritkutnya makin meningkat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan ini dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi dan solidaritas masyarakat.
Selain itu, Asisten I juga sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini, sebagai wujud rasa syukur.
“Hari ini ada upacara adat bebalai yang umumnya dilaksanakan setiap tahun sekali oleh masyarakat adat dalam rangka syukuran atas hasil panen,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Laburan, Syarifudin, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Pemerintah Daerah.
“Kami merasa terhormat dengan kedatangan Asisten I, yang dalam hal ini mewakili Bupati Kotabaru, ini bukan hanya bentuk dukungan, tetapi juga penguatan semangat kami untuk terus menjaga adat dan tradisi sebagai warisan leluhur yang sarat makna bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Acara adat Bawanang Laburan merupakan ritual sakral dan bernuansakan magis, maka pelaksanaannya dipimpin oleh balian. Balian atau tokoh pimpinan adat yang mempunyai pengetahuan luas mengenai seluk beluk adat dan tradisi masyarakat dayak.
Adapun pada pelaksanaan Bawanang tahun ini dilaksanakan selama 4 hari 4 malam dimulai dari tanggal 02 hingga 05 oktober, yang merupakan hari istimewa bagi masyarakat adat yang tinggal di Desa Laburan, Kecamatan Kelumpang Hulu, oleh karenanya, pelaksanaan Adat Bawanang Laburan, benar-benar dipersiapkan dengan cermat.
Kegiatan juga diisi dengan penyerahan cenderamata dari kepala adat Bapak Ida kepada Asisiten 1 sebagai ucapan rasa terimakasih. (Ril/red)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru














