- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Menuju Sistim Pemerintahan Digital, Diskominfo Kalsel Integrasikan E-Performance dan E-Ijamkes

Keterangan Gambar : Sosialisasi dan Bimtek aplikasi di Banjarbaru, Jumat (3/10/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Dalam rangka melaksanakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi di Banjarbaru, Jumat (3/10/2025).
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Siapkan Diri Sambut Penilaian Adipura 20250
- BP3K-RI Desak Kejari Kotabaru Naikan Status Kasus Proyek Jembatan Gendang Timburu ke Penyidikan0
Kegiatan ini diikuti oleh 85 sekolah dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel, dengan fokus pada penggabungan aplikasi E-Ijamkes dan E-Performance, sekaligus penambahan fitur pajak dalam aplikasi E-Performance.
Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, melalui Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Hasnan Ash Shiddieqy, menjelaskan bahwa sesuai amanat Perpres, Diskominfo memiliki tugas untuk mengintegrasikan sejumlah aplikasi ke dalam satu platform.
“Integrasi ini bertujuan meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan efektivitas pelayanan publik. Melalui bimtek ini, kami ingin para admin sekolah dapat memahami proses penggabungan aplikasi E-Performance dan E-Ijamkes dengan baik,” ujar Hasnan.
Ia menambahkan, pelatihan semacam ini perlu terus dikembangkan karena pada tahun depan akan ada perubahan dari SPBE menuju sistem Pemerintahan Digital. Dengan perubahan tersebut, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut lebih inovatif dalam memberikan pelayanan.
“Harapannya, pelayanan publik ke depan semakin mudah, cepat, dan inovatif, sehingga benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, dengan jaringan intranet yang terintegrasi, keamanan data juga lebih terjamin,” pungkasnya. (red/MCKalsel)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250











