- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Menuju Sistim Pemerintahan Digital, Diskominfo Kalsel Integrasikan E-Performance dan E-Ijamkes

Keterangan Gambar : Sosialisasi dan Bimtek aplikasi di Banjarbaru, Jumat (3/10/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Dalam rangka melaksanakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi di Banjarbaru, Jumat (3/10/2025).
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Siapkan Diri Sambut Penilaian Adipura 20250
- BP3K-RI Desak Kejari Kotabaru Naikan Status Kasus Proyek Jembatan Gendang Timburu ke Penyidikan0
Kegiatan ini diikuti oleh 85 sekolah dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel, dengan fokus pada penggabungan aplikasi E-Ijamkes dan E-Performance, sekaligus penambahan fitur pajak dalam aplikasi E-Performance.
Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, melalui Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Hasnan Ash Shiddieqy, menjelaskan bahwa sesuai amanat Perpres, Diskominfo memiliki tugas untuk mengintegrasikan sejumlah aplikasi ke dalam satu platform.
“Integrasi ini bertujuan meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan efektivitas pelayanan publik. Melalui bimtek ini, kami ingin para admin sekolah dapat memahami proses penggabungan aplikasi E-Performance dan E-Ijamkes dengan baik,” ujar Hasnan.
Ia menambahkan, pelatihan semacam ini perlu terus dikembangkan karena pada tahun depan akan ada perubahan dari SPBE menuju sistem Pemerintahan Digital. Dengan perubahan tersebut, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut lebih inovatif dalam memberikan pelayanan.
“Harapannya, pelayanan publik ke depan semakin mudah, cepat, dan inovatif, sehingga benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, dengan jaringan intranet yang terintegrasi, keamanan data juga lebih terjamin,” pungkasnya. (red/MCKalsel)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)









