- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
- Banjarbaru Dorong Ekonomi Kreatif, Wali Kota Lisa Perkuat Sinergitas Dengan Menteri Ekraf RI
Ketahuan Bolos Sekolah, 21 Pelajar SMA Diberi Pembinaan Oleh Polsek Palipi

Keterangan Gambar : 21 pelajar SMA saat dibina di Polsek Palipi, Kamis (9/01/25).
Samosir, Borneo Pos – Sebanyak 21 orang siswa pelajar dari salah satu Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir, ditindak oleh Polsek Palipi setelah kedapatan membolos di jam pelajaran.
Baca Lainnya :
- Viral, Penganiayaan Diatas Jetski Di Danau Toba, Polisi Tangkap Terduga Pelaku0
- Rapat Paripurna DPRD, HUT ke-21 Samosir, Bupati : Kita Harus Berbenah Diri Dan Terus Membangun0
Penindakan dilakukan dalam kegiatan Patroli Kasih Sayang yang dipimpin oleh Kapolsek Palipi, AKP Parlindungan Sinaga bersama personel Polsek Palipi, kepala sekolah dan guru-guru dari sekolah terkait.
Kegiatan Patroli Kasih Sayang dilaksanakan pada Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIB di wilayah Desa Pallombuan. Patroli ini bertujuan untuk mencegah kenakalan remaja, khususnya di kalangan pelajar. Saat patroli berlangsung, petugas mendapati sekelompok pelajar yang tengah nongkrong di sebuah warung di Terminal Mogang, meskipun saat itu seharusnya mereka berada di kelas.
Petugas segera menghentikan aktivitas para pelajar tersebut dan membawa mereka ke halaman Polsek Palipi untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, diketahui sebanyak 21 pelajar berasal dari satu sekolah yang sama. Selanjutnya, petugas memeriksa barang bawaan para pelajar, tetapi tidak ditemukan benda berbahaya seperti rokok dan benda terlarang lainnya.
Bripka Jariahman Saragih memberikan pembinaan kepada para pelajar dengan mengingatkan mereka tentang pengorbanan orang tua yang telah menyekolahkan mereka.
"Ingatlah perjuangan orang tua kalian. Hargai usaha mereka dengan bersekolah yang baik dan raih cita-cita kalian. Jika perilaku ini terulang, kami tidak segan memanggil orang tua untuk memberikan pembinaan langsung," tegasnya, Kamis (9/01/25).
Setelah mendapatkan nasihat, seluruh pelajar dikembalikan ke sekolah asal. Sebagai bentuk sanksi tambahan, mereka diberikan hukuman fisik berupa push-up oleh kepala sekolah dan personel Polsek Palipi sebelum diperbolehkan kembali mengikuti proses belajar-mengajar.
Kepala sekolah mengapresiasi tindakan Polsek Palipi yang turut membantu membina para pelajar.
"Kami akan menginformasikan kejadian ini kepada orang tua agar mereka juga memberikan pembinaan. Kami berharap Polsek Palipi terus memberikan perhatian kepada siswa-siswi agar mereka terhindar dari kenakalan remaja," ungkapnya.
Kegiatan Patroli Kasih Sayang ini merupakan bentuk sinergi antara Polsek Palipi dan sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Kepala sekolah berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi masa depan para pelajar di Kecamatan Palipi. (*red/jenri)

Baca Lainnya :
- Viral, Penganiayaan Diatas Jetski Di Danau Toba, Polisi Tangkap Terduga Pelaku0
- Polres Samosir Tingkatkan Pengamanan Liburan Tahun Baru 20250
Berita SAMOSIR







.jpg)
1.jpg)





