- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
Kadisparpora Kotabaru, Sonny: Pemkab Komitmen Melestarikan Warisan Budaya Pesisir Saijaan

Keterangan Gambar : Kadisparpora Kotabaru, Sonny Tua Halomoan Siadari sat menyerahkan piagam kepada para juara, Jumat (26/9/2025)
Kotabaru, Borneopos.com - Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Kerja XXIII Kalimantan Selatan–Tengah menggelar Festival Budaya Pesisir 2025 di Panggung Apung Manjulang, Siring Laut, Kotabaru. Acara dengan tema "Merawat Identitas Menguatkan Generasi" ini berlangsung selama dua hari, 26–27 September 2025, menampilkan beragam kesenian seperti tarian dan musik lokal, teater Mamanda, hingga bintang tamu Tommy Kaganangan.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Pusat Kucurkan Rp3 Triliun Untuk Jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu0
- Kabar Gembira! RSUD Ulin Banjarmasin Kini Tersedia Layanan Tindakan Coiling Bagi Pasien Stoke0
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Riris Purbasari, S.S., M.A., mengajak masyarakat Kotabaru untuk memeriahkan Festival Budaya Pesisir 2025. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan upaya internalisasi budaya pesisir kepada masyarakat.
Riris dalam sambutannya berharap masyarakat semakin mengenali kekayaan budaya pesisir Kotabaru.
"Kegiatan ini masyarakat dapat memahami nilai norma yang menjadi kepribadian keyakinan dan perilaku masyarakat pendukung budaya pesisir," ucapnya, Jumat (26/9/2025).
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., menegaskan festival ini bukan sekadar pertunjukan seni atau hiburan. Menurutnya, kegiatan tersebut adalah bentuk nyata komitmen bersama dalam melestarikan, memperkenalkan, dan menghidupkan kembali warisan budaya pesisir yang kaya di Bumi Sa’ijaan.
"Tradisi lisan musik, tari, permainan rakyat, hingga kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun. Dan melalui Festival ini kita semua diberi ruang untuk merayakan identitas budaya kita, memperkuat jati diri, serta membangun semangat kaloborasi lintas generasi," ujar Sonny dalam sambutannya.
Malam puncak festival digelar pada Sabtu (27/9/2025) di tempat yang sama, Panggung Apung Manjulang. Acara ditutup resmi oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., yang menegaskan kekayaan dan keragaman warisan budaya pesisir Kotabaru, mulai dari pertunjukan tradisional, permainan rakyat, hingga pameran karya seni.
"Semuanya menjadi bukti bahwa identitas budaya kita bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga kekuatan untuk membentuk masa depan," ungkap Syairi.
Syairi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, seniman, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat yang berpartisipasi.
"Mari kita jaga semangat ini. Jangan biarkan budaya hanya hidup di panggung festival, tetapi juga tumbuh di rumah-rumah kita, sekolah-sekolah, ruang publik, dan hati setiap warga Kotabaru," ucapnya.(Ali)

Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0


.jpg)
.jpg)



1.jpg)




