- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
- Indonesia dan RRT Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Dinamika Global
- Pemkab Kotabaru Promosikan Potensi Wisata Daerah Lewat Giat Funbike
- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
Kadisparpora Kotabaru, Sonny: Pemkab Komitmen Melestarikan Warisan Budaya Pesisir Saijaan

Keterangan Gambar : Kadisparpora Kotabaru, Sonny Tua Halomoan Siadari sat menyerahkan piagam kepada para juara, Jumat (26/9/2025)
Kotabaru, Borneopos.com - Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Kerja XXIII Kalimantan Selatan–Tengah menggelar Festival Budaya Pesisir 2025 di Panggung Apung Manjulang, Siring Laut, Kotabaru. Acara dengan tema "Merawat Identitas Menguatkan Generasi" ini berlangsung selama dua hari, 26–27 September 2025, menampilkan beragam kesenian seperti tarian dan musik lokal, teater Mamanda, hingga bintang tamu Tommy Kaganangan.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Pusat Kucurkan Rp3 Triliun Untuk Jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu0
- Kabar Gembira! RSUD Ulin Banjarmasin Kini Tersedia Layanan Tindakan Coiling Bagi Pasien Stoke0
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Riris Purbasari, S.S., M.A., mengajak masyarakat Kotabaru untuk memeriahkan Festival Budaya Pesisir 2025. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan upaya internalisasi budaya pesisir kepada masyarakat.
Riris dalam sambutannya berharap masyarakat semakin mengenali kekayaan budaya pesisir Kotabaru.
"Kegiatan ini masyarakat dapat memahami nilai norma yang menjadi kepribadian keyakinan dan perilaku masyarakat pendukung budaya pesisir," ucapnya, Jumat (26/9/2025).
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., menegaskan festival ini bukan sekadar pertunjukan seni atau hiburan. Menurutnya, kegiatan tersebut adalah bentuk nyata komitmen bersama dalam melestarikan, memperkenalkan, dan menghidupkan kembali warisan budaya pesisir yang kaya di Bumi Sa’ijaan.
"Tradisi lisan musik, tari, permainan rakyat, hingga kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun. Dan melalui Festival ini kita semua diberi ruang untuk merayakan identitas budaya kita, memperkuat jati diri, serta membangun semangat kaloborasi lintas generasi," ujar Sonny dalam sambutannya.
Malam puncak festival digelar pada Sabtu (27/9/2025) di tempat yang sama, Panggung Apung Manjulang. Acara ditutup resmi oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., yang menegaskan kekayaan dan keragaman warisan budaya pesisir Kotabaru, mulai dari pertunjukan tradisional, permainan rakyat, hingga pameran karya seni.
"Semuanya menjadi bukti bahwa identitas budaya kita bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga kekuatan untuk membentuk masa depan," ungkap Syairi.
Syairi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, seniman, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat yang berpartisipasi.
"Mari kita jaga semangat ini. Jangan biarkan budaya hanya hidup di panggung festival, tetapi juga tumbuh di rumah-rumah kita, sekolah-sekolah, ruang publik, dan hati setiap warga Kotabaru," ucapnya.(Ali)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












