- Jajaran Pemkab Kotabaru Ikuti Pidato Presiden Dalam Rangka HUT ke- 81 di Rapat Paripurna DPRD
- Kolaboasi Dinas PUPR Kotabaru Bersama KODIM 1004 Hasilkan Infrastrktur Jalan dan Jembatan
- Bapperida Kotabaru Siap Fasilitasi Promosi dan Kampanye Inovasi SKPD
- Perkuat Kinerja Birokrasi Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator Dan Pengawas
- Dishub Sukses Gelar HubFest 2026
- Kwarcab Kotabaru Lepas Kontingen Menuju Jambore Nasional ke-XII di Cibubur
- Meriahkan HUT RI ke-81, Disparpora Kotabaru Gelar Turnamen Minisoccer Antar Instansi
- Gubernur Kalsel Muhidin Sambut Kajati Kalsel Baru, Sukarmadji Sumarinton
- Siring Laut Dipenuhi Pecinta Wayang Kulit, Kolaborasi Dewan Kesenian Kotabaru dan PEPADI
- Masuki HUT ke-51, Indocement Catat Laba Periode Berjalan Rp589,6 miliar atau naik 19,2%.
Kabar Gembira! RSUD Ulin Banjarmasin Kini Tersedia Layanan Tindakan Coiling Bagi Pasien Stoke

Keterangan Gambar : Foto bersama usai peluncuran tindakan coiling di RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (26/9/2025).
Banjarmasin, Borneopos.com - RSUD Ulin Banjarmasin bersinergi dengan RSUPN Dokter Cipto Mangunkusumo Jakarta melaksanakan tindakan coiling perdana melalui Program Pengampuan Layanan Prioritas Stroke.
Baca Lainnya :
Acara langsung dibuka oleh Direktur Pelayanan Klinis Ditjen Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, Obrin Parulian, menandai tonggak baru dalam pelayanan kesehatan stroke di daerah.
Ketua Tim Pengampuan Stroke RSUPN Dokter Cipto Mangunkusumo, Al Rasyid, mengungkapkan bahwa persiapan pelaksanaan tindakan coiling ini telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.
“Hari ini adalah hasil kerja keras dan komitmen bersama untuk memberikan layanan terbaik bagi pasien stroke di Kalsel,” ujarnya di Aula RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (26/9/2025).
Tindakan coiling yang dilakukan merupakan prosedur medis minimal invasif untuk menangani aneurisma otak, yaitu pembengkakan pembuluh darah yang berisiko pecah dan menyebabkan stroke hemoragik. Dengan memasukkan kumparan logam ke dalam aneurisma, aliran darah dapat diblokir, sehingga mengurangi risiko komplikasi serius.

Al Rasyid menegaskan pentingnya kesigapan masyarakat mengenali gejala awal stroke, seperti senyum miring, kesulitan bicara, sakit kepala hebat, dan penglihatan kabur.
“Penanganan stroke adalah perlombaan melawan waktu. Jangan tunda untuk segera mencari pertolongan medis, bahkan saat malam hari,” pesannya.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Diauddin, menyambut antusiasme tinggi atas kolaborasi ini.
“Dengan dukungan penuh dari RSUPN Dokter Cipto Mangunkusumo, kami siap memberikan layanan coiling bagi pasien stroke di Kalimantan Selatan. Ini berarti pasien kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah atau bahkan ke luar negeri untuk mendapatkan penanganan canggih ini,” kata Diauddin.
Program ini juga memperkuat posisi RSUD Ulin sebagai rumah sakit rujukan utama untuk wilayah Kalimantan Selatan, Tengah, dan Timur, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah. Diharapkan dengan semakin seringnya tindakan coiling dilakukan, angka kesembuhan pasien stroke meningkat, dan angka kecacatan akibat stroke dapat ditekan.
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi RSUD Ulin dan seluruh pemangku kesehatan untuk terus memperkuat layanan prioritas stroke dan menyelamatkan nyawa masyarakat Kalimantan Selatan. (red/MCKalsel)

Baca Lainnya :





.jpg)






