- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Gubernur Kalsel Tekankan Peran Strategis Pengawas Sekolah dalam Menjaga Mutu Pendidikan

Keterangan Gambar : Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dinansyah.
Kalsel, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menegaskan bahwa pengawas sekolah memiliki posisi yang sangat krusial dalam struktur pendidikan daerah.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Resmi Lantik 872 PNS0
- Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Taaruf MTQ ke-560
Hal tersebut disampaikan Muhidin melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dinansyah pada Pelantikan Pengurus, Seminar, dan Rapat Kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, keberadaan pengawas bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pendidikan. Ia berharap pengurus APSI yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan profesionalisme tinggi.
”Pengawas berfungsi sebagai pengendali mutu, memastikan standar pendidikan berjalan dengan baik, sekaligus menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan di setiap satuan pendidikan,” ujar Dinansyah.
Meskipun terus mengalami kemajuan, Dinansyah tidak menampik adanya tantangan besar yang harus dihadapi, mulai dari kesenjangan kualitas antarwilayah hingga adaptasi teknologi. Ia menekankan pentingnya penguatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter sebagai fondasi utama SDM unggul.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ia mengharapkan agar praktik pengawasan mulai bergeser ke arah yang lebih modern.
”Praktik pengawasan sekolah atau satuan pendidikan, perlu terus diarahkan pada pendekatan yang memberikan solusi, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari Dinas Pendidikan hingga pemerintah kabupaten/kota, untuk membangun sinergi yang kuat dengan APSI. Keterpaduan langkah ini dinilai penting agar arah kebijakan dan pembinaan di lapangan dapat berjalan selaras.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan harapan agar APSI menjadi wadah inovasi dan pertukaran gagasan demi kemajuan “Banua”.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)

.jpg)







