- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
DPRD Kotabaru Dan Diskominfo Kunjungi BAKTI KOMDIGI RI Sampaikan Usulan Soal Blankspot

Keterangan Gambar : DPRD Kotabaru Dan Diskominfo saat di BAKTI KOMDIGI RI, Rabu (11/12/24).
Kotabaru, Borneopos.com -- Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru bersama Dinas Komunikasi dan Informatika terus berupaya mempercepat layanan akses internet bagi masyarakat, dengan melakukan Konsultasi ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementrian Komunikasi Digital (KOMDIGI) RI di Jakarta, Rabu (11/12/2024).
Baca Lainnya :
- SPKT Polres Samosir Damaikan Konflik Antar Keluarga Di Desa Lumban Suhi-suhi Toruan0
- [Kolom Budaya] : PIRAGAH MARISTA0
Kunjungan Legislatif Ketua Komisi II Abu Suwandi bersama Wakil Ketua Komisi II M. Suhartono dan Anggota bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kotabaru Gusti Abdul Wakhid ini untuk mengkonsultasikan terkait Program Pengadaan Tower/Jaringan Komunikasi (Blankspot) di Daerah Terpencil dan terluar Kabupaten Kotabaru.
Perwakilan Komisi II DPRD Kotabaru, memaparkan, Tujuan konsultasi ini untuk mengajukan usulan untuk mengoptimalkan jaringan internet untuk peningkatan pelayanan publik di beberapa wilayah terpencil Kabupaten Kotabaru. Serta mengambarkan Kabupaten Kotabaru yang merupakan wilayah terluas yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.
"Kabupaten Kotabaru terdiri dari 168 desa dan hampir separo dari desa itu berada di wilayah Kepulauan, dimana 1 desa 1 pulau, dan hampir setiap desa khususnya yang ada dikepulauan tersebut, tidak mendapatkan signal, dan apa bila mereka mau mendapatkan signal, mereka harus ke titik tertentu yang ada tower untuk mereka tumpangi untuk mendapatkan signal mengakses internet tersebut. Dan ini lah menjadi pokok permasalahan kami, kunjungan kami kesini terkait dengan Blankspotnya, apalagi sekarang kita di zaman era digital, untuk mengakses sesuatu kita perlu internet, terutama anak-anak sekolah yang menghadapi ulangan," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, sangat mengapresiasi Komisi II DPRD Kotabaru yang bersama-sama ingin mensejahterakan masyarakat Bumi Saijaan khususnya yang ada diwilayah terpencil dan terluar Kotabaru.
"Sangat mengapresiasi perhatian Komisi II DPRD Kotabaru yang ingin mengoptimalkan masalah jaringan dan Base Transceiver Station (BTS) diwilayah Kabupaten Kotabaru khususnya di desa-desa terpencil dan terluar, apalagi sekarang kita semuanya era digital" ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan BAKTI KOMDIGI RI, Sabrina, menyambut baik kedatangan Komisi II DPRD bersama Diskominfo Kotabaru dalam menngkonsultasikan masalah program pengadaan tower/jaringan Komunikasi (Blankspot).
"Saat ini untuk Base Transceiver Station (BTS) di Kotabaru hanya 1 yaitu site (lokasi) di marabatuan dan itu pun site uso yg kami bangun ditahun 2019 saat ini memang sitenya mati, dikarenakan kami ada gamas (gangguan massal) dari satelit kami juga yaitu lintas arta yaitu di 19 Oktober hilang diangkasa jadi saat ini belum ada cadangan satelitnya," jelasnya
BAKTI KOMDIGI RI juga menyampaikan, untuk pengusulan pengadaan tower dan jaringan Komunikasi tersebut, agar disampaikan melalui 1 (satu) pintu saja yaitu, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kotabaru, dimana untuk layanan internet akan melihat usulan dari Diskominfo Kabupaten Kotabaru.
BAKTI KOMDIGI RI juga mempunyai Misi untuk memberikan layanan Kewajiban Pelayanan Universal (KPU/USO) yang berkualitas dan tepat sasaran dalam rangka mengatasi kesenjangan digital di Indonesia. (ril/red)


Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0


.jpg)
.jpg)



1.jpg)




