- BMKG Kalsel: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Cenderung Lebih Kering
- DLH Kalsel Bagikan 2.000 Ember dan Tong Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga
- Andi Rustianto, Sekretaris KNPI Kalsel: Pemerintah Tanpa Pemuda Tidak Akan Kuat
- Bupati Rusli Buka MTQ Nasional ke-56 Tingkat Kabupaten Kotabaru di Tanjung Seloka
- Gubernur Kalsel Tekankan Peran Strategis Pengawas Sekolah dalam Menjaga Mutu Pendidikan
- Pemkab Kotabaru Resmi Lantik 872 PNS
- Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Taaruf MTQ ke-56
- Pantai Nusa Dua, Balinya Kotabaru, Ayo Kunjungi
- Pantai Teluk Tamiang Terus Berbenah, Berbagai Fasilitar di Lengkapi Pemkab Kotabaru.
- Mendagri: WFH untuk ASN Berlaku Mulai 1 April, Simak Jabatan dan Unit yang Tetap Berkantor
DLH Kalsel Bagikan 2.000 Ember dan Tong Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga

Keterangan Gambar : Penyaluran bantuan ember dan tong sampah oleh DLH kalsel, Kamis (2/4/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Kementerian Lingkungan Hidup menyalurkan bantuan fasilitas pengelolaan sampah berupa ember dan tong pengumpulan sampah ke Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.
Baca Lainnya :
- Andi Rustianto, Sekretaris KNPI Kalsel: Pemerintah Tanpa Pemuda Tidak Akan Kuat0
- Bupati Rusli Buka MTQ Nasional ke-56 Tingkat Kabupaten Kotabaru di Tanjung Seloka0
Total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari 2.000 unit, yang diperuntukkan bagi masyarakat sebagai sarana pendukung dalam pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.
Kepala DLH Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.
“Melalui penyaluran ember dan tong sampah ini, kami ingin mendorong masyarakat agar mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga. Karena pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari sumbernya, yaitu dari masyarakat sebagai penghasil sampah,” kata Rahmat, Banjarbaru, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, pemilahan sampah sejak awal akan sangat membantu dalam proses pengelolaan selanjutnya, baik untuk pengurangan, daur ulang, maupun pengolahan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi bentuk stimulus dan edukasi kepada masyarakat bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap dapat menjadi pemicu kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Jika dimulai dari rumah tangga, maka dampaknya akan sangat besar terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.
DLH Kalsel pun mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya serta mulai membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya ini diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan. (red/mcksl)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL










