- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Peringati Hari Hipertensi, Dinkes Kalsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Pola Hidup Sehat

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin
Kalsel, Borneopos.com - Dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia yang jatuh pada 17 Mei 2026, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya hipertensi melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, DP3AKB Kalsel Tekankan Pencegahan Stunting Dimulai Sebelum Hamil0
- Paripurna DPRD Tanah Bumbu, Andi Rustianto Minta Pemkab Hadirkan Layanan OSS Keliling0
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali datang tanpa gejala, namun dapat memicu berbagai komplikasi serius apabila tidak dikendalikan sejak dini.
“Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena banyak penderita tidak menyadari dirinya mengalami tekanan darah tinggi. Padahal kondisi ini dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, gagal ginjal, hingga komplikasi serius lainnya,” kata Diauddin, Selasa (19/5/2026).
Pada peringatan Hari Hipertensi Sedunia tahun ini, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mengusung tema “Ukur Tekanan Darahmu dengan Benar, Kendalikan dengan Gaya Hidup Sehat, Hidup Lebih Lama”.
Menurut Diauddin, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah risiko komplikasi akibat hipertensi. Karena itu masyarakat diimbau untuk rutin memeriksakan tekanan darah minimal satu kali dalam sebulan, terutama bagi kelompok usia dewasa dan lanjut usia.
“Kami mengajak masyarakat Kalimantan Selatan untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan membiasakan cek tekanan darah secara rutin di fasilitas kesehatan terdekat. Semakin cepat diketahui, maka semakin mudah dikendalikan,” ujarnya.
Selain pemeriksaan rutin, Diauddin juga mengingatkan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi. Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mengurangi asupan garam, gula, dan lemak, aktif berolahraga minimal 30 menit setiap hari, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, serta patuh terhadap pengobatan bagi penderita hipertensi.
“Pengendalian hipertensi tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga perubahan pola hidup yang sehat dan konsisten. Dengan tekanan darah yang terkontrol, kualitas hidup masyarakat akan lebih baik dan produktif,” tambahnya.
Ia juga menegaskan target tekanan darah normal berada di bawah 120/80 mmHg dan masyarakat diminta tidak ragu berkonsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila memiliki faktor risiko hipertensi.
Melalui momentum Hari Hipertensi Sedunia 2026, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dan bersama-sama mewujudkan masyarakat Kalimantan Selatan yang sehat, produktif, dan berdaya saing.(Red/Mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250










