- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
BPBD Kotabaru Targetkan Pembentukan 198 Desa Tangguh Bencana pada 2026

Keterangan Gambar : Kalak BPBD Kotabaru, Hendra Indrayana disela -sela acara sosialisasi, Kamis (25/9/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemkab Kotabaru melalui Badan Penanggulangan Bendana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru menggelar sosialisasi optimalisasi desa tangguh bencana melalui strategi hebat pada Kamis (25/9/2025) di Aula Kantor Bupati Sebelimbingan.
Baca Lainnya :
- Paripurna DPRD Kotabaru: Laporan Hasil Pembahasan Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air0
- Paripurna DPRD: Penyampaian Reperda Pemanfaatan Pembiayaan Elternatif Pembangunan Daerah0
Acara dibuka langsung oleh Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Kabupaten Kotabaru dan dihadiri oleh perwakilan SKPD, Camat, Kepala Desa, Pimpinan perusahaan, Akademisi, Destana dan pimpinan organisasi pers Kotabaru.
Dalam penjelasannya, Kalak BPBD Kotabaru, Hendra Indrayana mengatakan sosialisasi ini merupakan langkah awal pemerintah daerah untuk melakukan pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dan target kami, 198 desa pada tahun 2026 sudah terbentuk.
"Tujuan Destana ini adalah untuk memberikan pelayanan kebencanaan kepada masyarakat supaya lebih terjangkau, karena posisi kita Kabupaten sementara Kotabaru begitu luas, jadi melalui strategi HEBAT kita mengandung semua pihak agar bisa memberikan pelayanan kebencanaan kepada masyarakat," ucapnya.
Ditempatkan sama, Ketua Aliansi Wartawan Saijaan (AWAS) Ronal mengapresiasi terlaksananya kegiatan sosialisasi optimalisasi desa tangguh bencana melalui strategi HEBAT.
"Semoga tahun 2026, 198 desa di Kabupaten Kotabaru bisa menjadi Destana (Desa Tangguh Bencana) sehingga jika terjadi situasi kebencanaan atau darurat yang di Desa dapat di dilakukan penanganan awal secara cepat," Ucap Ronal.
Adapun Strategi Hebat melalui konsep "Hexahelix Edukasi Beraksi Antisipasi Tangguh" mencakup:
1. Penguatan kebijakan yang sejalan dengan viis dan misi Bupati Kotabaru di bidang ketangguhan bencana serta penguatan kelembagaan Desatqna agar mandiri.
2. Peningkatan literasi kebencanaan masyarakat melalui edukasi, sosialisasi dan kampanye budaya sadar resiko.
3. Penguatan kelembagaan destana agar mandiri dalam penyusunan rencana pelatihan dan simulasi kebencanaan.
4. Ketertiban aktif perusahaan, dunia usaha, Akademisi, media dan komunitas dalam me dukung keberlanjutan Destana.
5. Pengembangan sistem informasi dan digitalisasi pelaporan kebencanaan berbasis masyarakat.
6. Pemetaan resiko bencana secara parsitipatif di setiap desa rawan bencana. (red)

Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0














