- Perkuat Ekosistem Digital, Diskominfo Kalsel Hadiri Forkomsanda di DIY
- Dispora Kalsel Bekali Wirausaha Muda Kuasai Strategi Pemasaran Digital
- RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital
- WALHI Kalsel Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru, Dorong Generasi Muda Raih Prestasi
- Kadispapora Hadiri Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru
- SLB-C Pembina Lahirkan Kemandirian Siswa Melalui Program Vokasi Berprestasi Internasional
- Hari Jadi ke-76 Kalsel Akan Dipusatkan di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
- Jaga Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- Dispora Kalsel Siapkan Pelatihan Wasit dan Juri untuk Tingkatkan Mutu Tenaga Keolahragaan
BMKG: Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Pesisir Kalsel pada Desember 2025

Keterangan Gambar : Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo saat menjelaskan analisis prakiraan pasang surut bulan Desember 2025, Selasa (2/12/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor mengingatkan masyarakat pesisir Kalimantan Selatan untuk mewaspadai potensi banjir pesisir (rob) selama bulan Desember 2025. Kondisi tersebut dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perigee, serta tingginya gelombang laut di beberapa wilayah perairan.
Baca Lainnya :
- Bupati Apresiasi DPRD Kotabaru Atas Persetujuan Raperda Pajak Dan Retribusi Daerah0
- Percepat Pemerataan Infrastruktur Permukiman, Disperkim Kalsel Buka Hasil Updeting Data PSU0
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis prakiraan pasang surut bulan Desember 2025, beberapa periode menunjukkan peningkatan signifikan ketinggian air laut di wilayah Muara Sungai Barito dan perairan Kotabaru.
“Pasang maksimum di Muara Sungai Barito diperkirakan terjadi pada rentang tanggal 6–14 Desember 2025 serta 19–27 Desember 2025, dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 3,0 meter, khususnya pada malam hingga dini hari,” ujar Ota, Selasa (2/12/2025).
Sementara itu, untuk wilayah pesisir Kotabaru, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada 3–10 Desember 2025 dan 18–26 Desember 2025, dengan ketinggian pasang yang sama, yakni 2,5–3,0 meter, terutama pada sore hingga malam hari.
Selain faktor pasang surut, BMKG juga mencatat adanya kontribusi dari kondisi gelombang laut pada Desember. Secara klimatologis, gelombang signifikan di perairan Kalsel berkisar antara 0,4–2,6 meter dengan arah gelombang dominan dari barat daya hingga barat laut. “Kondisi ini dapat memperkuat potensi terjadinya banjir rob di kawasan pesisir, terutama saat puncak pasang,” jelas Ota.
BMKG mengimbau pemerintah daerah, masyarakat pesisir, nelayan, serta operator pelabuhan dan aktivitas maritim lainnya agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada tanggal-tanggal puncak pasang. Penyesuaian jadwal aktivitas di sekitar pelabuhan dan bantaran sungai juga disarankan untuk meminimalkan risiko.
“Kami mendorong masyarakat untuk terus memantau informasi resmi BMKG melalui kanal daring maupun aplikasi mobile, terutama jika tinggal atau beraktivitas di wilayah rawan banjir rob,” tutupnya. (Red/mc)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











