- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
BMKG: Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Pesisir Kalsel pada Desember 2025

Keterangan Gambar : Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo saat menjelaskan analisis prakiraan pasang surut bulan Desember 2025, Selasa (2/12/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor mengingatkan masyarakat pesisir Kalimantan Selatan untuk mewaspadai potensi banjir pesisir (rob) selama bulan Desember 2025. Kondisi tersebut dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perigee, serta tingginya gelombang laut di beberapa wilayah perairan.
Baca Lainnya :
- Bupati Apresiasi DPRD Kotabaru Atas Persetujuan Raperda Pajak Dan Retribusi Daerah0
- Percepat Pemerataan Infrastruktur Permukiman, Disperkim Kalsel Buka Hasil Updeting Data PSU0
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis prakiraan pasang surut bulan Desember 2025, beberapa periode menunjukkan peningkatan signifikan ketinggian air laut di wilayah Muara Sungai Barito dan perairan Kotabaru.
“Pasang maksimum di Muara Sungai Barito diperkirakan terjadi pada rentang tanggal 6–14 Desember 2025 serta 19–27 Desember 2025, dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 3,0 meter, khususnya pada malam hingga dini hari,” ujar Ota, Selasa (2/12/2025).
Sementara itu, untuk wilayah pesisir Kotabaru, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada 3–10 Desember 2025 dan 18–26 Desember 2025, dengan ketinggian pasang yang sama, yakni 2,5–3,0 meter, terutama pada sore hingga malam hari.
Selain faktor pasang surut, BMKG juga mencatat adanya kontribusi dari kondisi gelombang laut pada Desember. Secara klimatologis, gelombang signifikan di perairan Kalsel berkisar antara 0,4–2,6 meter dengan arah gelombang dominan dari barat daya hingga barat laut. “Kondisi ini dapat memperkuat potensi terjadinya banjir rob di kawasan pesisir, terutama saat puncak pasang,” jelas Ota.
BMKG mengimbau pemerintah daerah, masyarakat pesisir, nelayan, serta operator pelabuhan dan aktivitas maritim lainnya agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada tanggal-tanggal puncak pasang. Penyesuaian jadwal aktivitas di sekitar pelabuhan dan bantaran sungai juga disarankan untuk meminimalkan risiko.
“Kami mendorong masyarakat untuk terus memantau informasi resmi BMKG melalui kanal daring maupun aplikasi mobile, terutama jika tinggal atau beraktivitas di wilayah rawan banjir rob,” tutupnya. (Red/mc)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL












