- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–2030
- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
Banjir Lagi! Warga Kotabaru Tunggu Kerja Nyata Dinas Terkait

Keterangan Gambar : Titik banjir di depan perumahan bamega town simpang gunung ulin, Selasa (26/11/24)
Kotabaru, Borneopos.com -- "Banjir lagi, sampai kapan begini?," keluh Akhmad Supiani warga Desa Sungai Taib Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, Selasa (26/11/24).
Baca Lainnya :
- Kadis Perkim Kotabaru Buka Suara Soal Pembebasan Lahan Bandara Gusti Syamsir Alam 0
- Dinas Perkim Kotabaru Tak Hadir Rapat Di DPRD, Bahas Keluhan Warga Soal Pembebasan Lahan Bandara GSA0
Keluhan ini buntut dari banjir yang terus berulang dan terulang terjadi di beberapa titik ruas jalan di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru saat hujan.
Warga berharap pemkab Kotabaru melalui Dinas PUPR, Perkim, DLH dan Dinas lainnya yang terkait, serius menangani persoalan banjir di Kotabaru.
Pantauan media ini di lapangan, titik banjir tersebut antara lain berada di depan perumahan bemega town Desa Sungai Taib, ruas jalan depan kantor pengadilan agama di desa Stagen, ruas jalan pembataan di Desa Sebelimbingan, dan lainnya.
Sementara ketinggian banjir yang mengenangi ruas-ruas jalan protokol tersebut bervariasi, mulai 30-50cm, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Adapun penyebab banjir di ruas jalan-jalan protokol ini, antara lain drainase yang tak mampu menampung jumlah air yang masuk ke parit, sampah dan kotoran menghambat kelancaran drainase, kurangnya tangkapan air diwilayah pegunungan, maraknya betonisasi di wilayah perkotaan, dan lainnya. (red)



Baca Lainnya :
- Kadis Perkim Kotabaru Buka Suara Soal Pembebasan Lahan Bandara Gusti Syamsir Alam 0
- Dinas Perkim Kotabaru Tak Hadir Rapat Di DPRD, Bahas Keluhan Warga Soal Pembebasan Lahan Bandara GSA0


.jpg)
.jpg)



1.jpg)




